Saturday, June 18, 2016

(BTS) Just One Day Part.6



Dari pagi hari Jin sudah berlari-lari menuju kelas padahal jam masuk sekolah masih cukup lama membuat J-Hope dan Jimin yang sudah datang kebingungan, setelah menengok kesana kemari dan tidak menemukan orang yang ia cari Jin langsung beranjak pergi hingga melewati Rapmon dan Suga yang baru saja tiba. Rapmon dengan wajah bingungnya menatap Jimin hanya dibalas gelengan karena tidak ada yang tahu mengapa dengan sikap Jin pagi itu. Sebenarnya Jimin ingin sekali mengikuti Jin tapi melihat J-Hope yang belum sepenuhnya semangat itu membuat Jimin khawatir, ia juga merasa bersalah karena tidak cepat mengatakan soal pembullyan itu, setelah kemarin mereka mendengar kepindahan Jonghyun ke jepang membuat J-Hope makin tidak semangat.
Dilain tempat V terus menatap kearah  Yoobi dengan tatapan khawatir tapi Yoobi hanya tersenyum bingung terhadap V yang memandangnya begitu, Yoobi mengelus kepala V dan menatapnya seakan ingin mengatakan dia tidak apa-apa. Tapi V tidak percaya dan tidak juga beranjak dari sisi Yoobi dari semalam membuat Yoobi hanya bisa tersenyum dan mengelus kepalanya, handphone V terus berdering membuatnya risih dan mematikan handphonenya. Ia sudah menduga kalau Jungkook akan terus menghubunginya tapi ia tidak tahu kalau Jin juga salah satu yang menghubunginya itu mulai kesusahan, karena V mematikan handphonenya

“Tae~ah kenapa kau matikan? Kau tidak sekolah? Aku tidak ap-“
“Sudahlah noona aku bilang jangan berbohong, noona pikir aku kenal denganmu baru kemarin?” ucap V membuat Yoobi sedikit terhentak dan memeluk V pelan
“Naneun gwenchana,Tae~ah…” ucap Yoobi pelan membuat V memeluknya erat
“Noona..” ucap V pelan

Dengan sangat terpaksa V berangkat menuju sekolah dan meninggalkan Yoobi yang harus beristirahat, entah kenapa V begitu enggan meninggalkan Yoobi seakan Yoobi akan hilang kalau tidak diperhatikan. Tidak jauh dari sana seseorang menunggunya membuat wajahnya makin terlihat menyeramkan, bahkan V berusaha berjalan melewatinya tanpa peduli tapi ia mengikuti V dan itu terlihat jelas sangat mengganggu.

“Apa maumu hah? Palli katakan!” ucap V kesal
“Baru kali ini aku melihatmu begitu emosi Taehyung~ah, kau begitu mencintainya kah?” ucap Jungkook membuat V tersentak
“Mian tapi cepatlah kalau tidak kita akan terlambat” ucap V menghela nafas
“Kenapa kau tidak jujur saja pada semuanya? Tentang Yoobi noona, tentang penyakitny-“
“Kau gila?! Dia saja berusaha menutupi hal itu dariku bahkan selama lebih dari 1bulan menutupi dari kalian semua, apa kau pernah memikirkan perasaan Yoobi noona? Kau memang tahu tentang dirinya tapi itu hanya sampai 10 tahun yang lalu! Aku sudah 3 tahun bersamanya! Jadi lebih baik tutup mulutmu atau kau tidak akan bisa menemui Yoobi noona lagi!” ucap V membuat Jungkook terdiam

Dengan keadaan sunyi dan hawa tidak enak diantara V dan Jungkook membuat para fans mereka enggan untuk mendekat, bukan hanya itu semenjak pembelaan V pada Yoobi kemarin membuat para fans takut padanya karena tahu V akan membenci mereka. Jungkook pun mulai memasang wajah masam dan menatap kearah fans atau siswi yang mulai mendekatinya membuat para siswi perlahan menjauh, tidak lama dari arah depan Jin berlari kearah mereka dengan nafas tersenggal ia berhenti tepat didepan V dan Jungkook membuat mereka berdua menatap Jin kebingungan. Namun tanpa mengatakan satu kalimatpun Jin langsung menarik V dan diikuti Jungkook yang masih bingung melihat tingkah Jin, wajah Jin seakan ingin melarang Jungkook untuk mengikuti mereka tapi karena waktunya tidak banyak Jin hanya bisa pasrah membiarkannya.

-

J-Hope hanya bisa menatap kosong keluar jendela memikirkan betapa bersalahnya dirinya atas pembully-an Yoobi dan juga kepindahan Jonghyun yang ia yakini karena masalah pembully-an itu, semalam J-Hope menerima email dari alamat yang tidak ia kenal tapi ia tahu kalau email itu dari Jonghyun. Email itu berisikan permintaan maaf kepada semuanya terutama Yoobi, karena itulah J-Hope merasa makin bersalah karena J-Hope lah yang membuat Jonghyun berubah begitu kalau saja saat itu J-Hope menolong Sohyun mungkin Jonghyun tidak akan berubah menjadi sekeji ini. Ditengah lamunan nya ia tersadar oleh suara Rapmon dan Jimin yang melihat kedatangan Jungkook-V dan Jin yang terlihat aneh, J-Hope juga menyadari dari wajah Jin dan Jungkook yang berbeda dan raut wajah seram V yang kedua kalinya J-Hope lihat, ada apa dengan mereka?
Siang hari saat istirahatpun suasana dalam ruangan kumpul mereka begitu suram, Rapmon-Suga-Jimin hanya bisa bingung sembari menatap dari jauh ada apa dengan ketiga namja itu dan J-Hope yang tetap menatap keluar jendela tanpa memikirkan hawa suram dari mereka bertiga. Perlahan Rapmon mulai mendekati Jin dan Jimin-Suga mendekati Jungkook untuk menenangkan mereka dan menanyakan ada apa, tidak ada yang berani mengganggu V saat wajahnya sedang berubah beringas itu. Tetapi Jungkook enggan berbicara dan Jin yang terlihat takut untuk berbicara karena terus menatap kearah V dan Jungkook secara bergantian seakan itu adalah hal yang tidak boleh diketahui orang lain, Suga-Jimin-Rapmon mulai curiga dan makin penasaran sampai dering sms handphone V mengagetkan seisi ruangan (kecuali J-Hope) dan wajah V yang terkesan terkejut dan khawatir itu mendadak berdiri dan membuka pintu, disanalah suara manis itu terdengar membuat J-Hope tersadar dari lamunan nya.

“Annyeong semua” ucapnya membuat yang lainnya ikut kaget (dengan wajah V yang cukup menyeramkan)
“No..noona, kenapa kau ada di-“ belum selesai V menyelesaikan pertanyaan nya Yoobi sudah menarik tangan nya untuk masuk
“Jadi ini tempat kumpul kalian? Aku baru pertama kali kesini, soalnya Tae tidak pernah mau mengajakku kesini. Arra? Rapmon-ssi, Jin-ssi, Jimin-ssi, Suga-ssi, J-Hope-ssi, dan Kookie? Waeyo? Kalian seperti melihat hantu saja” ucap Yoobi membuat yang lain tersadar
“Yoobi-ssi kukira kau tidak masuk hari in-“  ucapan Jimin terhenti karena V yang memukul pintu dengan kencang membuat semua kaget namun anehnya tidak dengan Yoobi
“Noona aku tanya sekali lagi! Kenapa kau ada disini dan bukannya istirahat dirumah? Noona tahu kan dirimu itu sedang tidak enak badan?!” teriak V pada Yoobi membuat semua orang kaget karena baru kali ini V terlihat begitu kasar dan galak, bertolak belakang dari V yang biasanya
“Taehyung~ah kau sudah keterlaluan, sudahlah” ucap Suga namun tidak dipedulikan oleh V membuat Yoobi tersenyum kearah V
“Tae~ah jangan memasang muka seram seperti itu, teman-temanmu kaget kan? Mereka belum tahu sisimu yang lucu ini, jadi tenanglah Tae~ah. Aku baik-baik saja, kau bisa lihat bukan?” ucap Yoobi lembut membuat V tertunduk lemas tidak bisa membalas apa-apa, J-Hope tetap memandangnya bingung ia tidak getar dengan hentakan V dan tetap tersenyum walau V sudah berteriak padanya. Yoobi yang menyadari itu berjalan menuju kearah J-Hope membuat J-Hope tersentak dan berdiri secara refleks
“J-Hope-ssi mianhe” ucap Yoobi pelan membuat J-Hope bingung
“Mian aku tetap diam walau semua teman-temanmu sudah tahu, hanya saja mereka tahu tanpa aku sadari. Sebenarnya aku tidak mau merepotkan kalian, lagipula ini salahku. Hehehe” senyum Yoobi membuat semua menggigit bibirnya dan secara bersamaan mereka menghampiri Yoobi dan
“Ini bukan salahmu, ini semua salahku. Jadi kau tidak perlu meminta maaf” ucap ketujuh member BTS secara serentak membuat mereka kaget dan Yoobi yang tertawa disusul oleh semuanya (Kecuali V)
“Arraseo, kalau begitu mulai hari ini boleh aku ikut mengumpul bersama kalian? Disini?” ucap Yoobi dibalas anggukan semuanya, Yoobi tersenyum dengan Suga Jimin dan lainnya yang berebut ingin berbicara dengaan Yoobi tapi dari kejauhan wajah V tetap tegang memandang lurus kearah Yoobi seakan menyesal telah meninggalkannya pagi ini.

Hari ini adalah pertama kali para BTS dan juga Yoobi pulang bersama dengan suara gelak tawa meramaikannya yang membuat para siswi lainnya begitu cemburu menatap kearah Yoobi, hampir setengahnya sudah mengutuk Yoobi dalam hati dan sisanya hanya bisa gigit jari menatapnya. Mereka terlihat begitu bahagia terkecuali V yang tetap memasang wajah tegangnya, ia bahkan tidak mengeluarkan sepatah katapun dan tetap terdiam seperti bukan V. Jungkook hanya bisa menghela nafas melihat kelakuan V dan Jin yang begitu senang berbicara dengan Yoobi dan juga Suga-Jimin-Rapmon-J-Hope yang selalu ingin tahu, kembali kebeberapa jam yang lalu sebelum masuk kelas. Jin menarik V jauh dari kerumunan dan juga jalan yang jarang dilewati guru sekaligus, dengan wajah bingung nya V hanya menatap Jin dengan penuh tanya tanpa mengetahui apa yang akan dibicarakan Jin membuat mood V sangatlah hancur seharian ini.
Belum lagi Jin tidak berbicara juga walau mereka sudah saling tatap, membuat V mulai kesal dengan Jungkook yang terus menghela nafas berusaha menenangkan V yang sebenarnya mood nya sudah mulai tidak bagus dari tadi pagi akibat Jungkook. Sampai akhirnya Jin mengeluarkan suaranya membuat V tersentak dengan tatapan Jungkook yang berubah, entah kenapa ini memperburuk keadaan dalam pikiran V hal seperti ini harus dicegah cepat atau lambat namun bagusnya Jin sama sekali belum mengatakan hal itu selain pada mereka berdua. Perkataan Jin yang menghancurkan mood V dalam sehari

“Taehyung~ah , ternyata aku teman sejak kecilnya Yoobi sunbae juga. Apakah mungkin kita dulu juga berteman?” ucap Jin membuat wajah manis-sexy V berubah seketika namun tatapan Jungkook menjadi bersinar, saat  ingin berbicara V dengan cepat menarik kerah Jin dan memojokkan nya
“Siapa yang bilang hal itu padamu? Apa dari member lain? Atau siapa hah? Katakan padaku” ucap V membuat Jin maupun Jungkook terkejut
“Taehyung~ah… waey-“
“Palli jawab pertanyaanku!” sentak V membuat Jin terkejut, Jungkook ingin menghentikannya tapi Jin mengkodekan bahwa ia tidak apa-apa dan Jungkook hanya bisa menghela nafas
“Dari eommaku” ucap Jin pelan
“Apa Suga-Rapmon-Jimin dan J-Hope tahu hal ini? Apakah ayahmu juga tahu? Dan kenapa dengan bodohnya kau menyebut namanya dirumahmu? Apa urusanmu padanya?” ucap V makin mengeratkan tangannya membuat Jungkook mau tidak mau memisahkannya hingga V melepaskan Jin yang mulai ketakutan dan juga keheranan dengan V yang tidak pernah ia lihat
“An..Ani, aku baru saja mau menanyakan hal ini padamu Taehyung~ah. Lagipula ada apa dengan Ayahku? Saat itu hanya eommaku yang mendengar dan lagi aku tidak sengaja, hanya saja aku merasa tidak asing dengannya” ucap Jin membuat V mengepalkan tangannya
“Dengarkan kata-kataku dan ingatlah! Jangan katakan pada mereka apalagi pada Yoobi noona! Sebisa mungkin katakan pada ibumu agar tidak menceritakan dia pada ayahmu, kau harus memastikan hal itu! Dan lagi, kalau kau bertemu Yoobi noona jangan pernah mengatakan bahwa kau pernah mengenalnya dulu!” teriak V beranjak dari tempatnya meninggalkan Jin yang terheran-heran dan Jungkook yang membantu Jin
“Kookie~ah, apa dia benar-benar V?” ucap Jin bingung pada Jungkook membuat Jungkook menatap lurus kearah punggung V
“Ne, dialah V yang kita kenal 10 tahun yang lalu” ucap Jungkook pelan

-

“Aigoo berat sekali hari ini tapi menyenangkan juga pulang beramai-ramai, besok kita lakukan lagi ne? Tae~ah?” ucap Yoobi namun ia heran karena V tetap berdiri memunggunginya dan terdiam membuat Yoobi perlahan menghampirinya
“Tae~ah, sudah ku bilang bukan? Naneun gwenchanayo” ucap Yoobi dan dengan cepat V memeluknya dan mendorongnya hingga jatuh diatas tempat tidur, dalam keadaan memeluk. Kekagetan Yoobi hilang begitu mengetahui pundak V yang bergetar, ia hanya bisa tersenyum sedih dan mengelus kepala V
“Noona waeyo? Mengapa masih bisa tersenyum pada mereka? Padahal kau masih sakit, mengapa kau berangkat sekolah? Noona… aku tidak ingin kau menghilang lagi,ku-kumohon noona jangan lakukan hal itu lagi” ucap V bergetar membuat Yoobi memeluknya
“Tae~ah, gomawo… Kau selalu perhatian padaku, tapi sejujurnya Tae~ah aku ingin berbicara padamu” ucap Yoobi membuat V terbangun dan menatap kearah Yoobi, terkejut dengan pandangan Yoobi dan juga senyumnya
“Sebenarnya…”

No comments:

Post a Comment