J-Hope berlari sekencang mungkin kearah ruangan yang ia perkirakan ia
selalu disana saat pulang sekolah untuk menunggu jemputan datang, dan benar
saja dia masih disana duduk tenang sembari memandangi handphonenya, saat ia
tahu seseorang datang ia menengok dan tersenyum kearah J-Hope namun J-Hope..
BRUAKK!! Ia terjatuh dengan kencang karena pukulan J-Hope dan para
member yang baru saja datang mengejar J-Hope berusaha memegang J-Hope yang
sudah terlihat panas, orang itu hanya bisa tersenyum sembari mengelap darah
segar yang mengalir dari ujung mulutnya dengan Jin yang berada disampingnya
“Bagaimana bisa kau melakukan itu pada dia? Dia tidak tahu apa-apa!!”
Teriak J-Hope membuat Rapmon, Suga, Jimin dan Jungkook yang memegangnya
tertunduk dengan wajah sedih namun ia
disana berdiri dan menatap J-Hope tajam
“Bagaimana bisa? Bukankah itu pertanyaan yang sama yang aku katakan
setahun yang lalu? Sampai saat inipun kau tidak bisa melindungi siapa-siapa!
Tahun lalupun kau mengorbankannya, mengorbankan adikku! Kau mendiamkan saja
kasus pembullyan ini! Semua ini karena kau! Kau tidak sadar akan hal itu?”
teriaknya membuat J-Hope tersadar dan terdiam
“Aku memang minta maaf soal Sohyun, tapi hyung.. Yoobi-ssi… Yoobi-ssi
tidak ada hubungan nya dengan masalah kita” ucap J-Hope membuat Jonghyun
terdiam namun tetap menatap J-Hope tajam
“Huh, kau bahkan tidak menyadari senyuman orang yang kau sukai. Dan
lagi-lagi kau tidak bisa melindungi orang yang penting untukmu, bagaimana kalau
kau belajar memahami orang dulu sebelum kau memukulku? Tapi cukup sudah aku
tidak mau dipukul untuk ketiga kalinya” ucap Jonghyun beranjak dari tempatnya
membuat J-Hope tersentak
“Ketiga… kalinya?”
-
Jonghyun terdiam dan berjalan pelan sembari memegang ujung mulutnya
dan memikirkan kembali semua hal yang baru saja terjadi, memang ia yang
merencanakan hal itu. Memanasi para siswi untuk membully Yoobi dan juga ia
memang dengan sengaja mendekati diri pada Yoobi untuk makin memperkesal para
siswi pada Yoobi, ia memang tidak jauh berbeda dengan J-Hope bahkan ia lebih
kejam dan lebih hina dibandingan J-Hope yang berdiam diri tentang pembullyan
adiknya Kim Sohyun yang teman dekat J-Hope tapi saat Jonghyun pergi ke jepang
mereka membully Sohyun diam-diam.
Tidak jauh dari sana Jonghyun dapat melihat para siswi yang tertawa
bersama sembari memandang kearah Yoobi, ia merasa tidak enak karena melihat
Yoobi seakan ia memandang kepada adiknya namun semua itu sudah terlambat untuk
Jonghyun untuk meminta maaf lagi pula sudah ada orang lain yang akan menolong
Yoobi dan menempatkan Jonghyun sebagai penjahatnya. Yoobi berjalan dengan tubuh
belepotan lumpur dan juga basah oleh air, menembus para siswa dan siswi yang
membicarakan nya dan menertawakan nya dari belakang, Jonghyun yang terdiam
karena tidak dapat berbuat apa-apa hanya bisa menggigit bibirnya dan terdengar
dari belakang langkah kaki J-Hope yang berusaha menolong Yoobi tapi..
“Diam! Apa yang lucu? Apa penderitaan orang itu lucu buat kalian?
Dasar sampah!” teriaknya menendang lemari besi dibelakang Yoobi membuat para
siswa dan siswi terdiam dan Yoobi reflek menengok karena suara yang tidak asing
itu
“Kau-“
“Noona aku tidak bisa diam saja, aku tidak peduli dengan reputasiku
lagi. Aku hanya ingin kau tidak disiksa seperti ini lagi” ucapnya membuat
J-Hope terdiam dan akhirnya menyadari hal yang mengganggu pikirannya
(1 Hour ago)
“Kau-“
“Waeyo kau berwajah seperti itu Hobie~ah?” ucap RapMon
“Taehyung~ah, kau bahkan tahu semua ini dan menutupinya?” ucap J-Hope
hanya dipandang biasa oleh V dan menghela nafas
“Ne aku sudah tahu, ini kasus yang sama dengan Sohyun adik Jonghyun
hyung. Dan biang dari semua ini adalah Jonghyun hyung sendiri” ucap V membuat
J-Hope memandang kepada lainnya
“Kalian tahu hal ini?!”
“Ani, aku hanya tahu dia dibully tapi aku tidak tahu kalau Jonghyun
hyung yang melakukannya. Aku sudah berusaha membantunya tapi dia mengatakan
untuk tetap diam dan jangan mengatakannya padamu Hobie~ah” ucap Jimin yang
dibalas anggukkan Suga
“Lalu yang kemarin ini itu Kookie..” ucap J-Hope memandang Jungkook
“Itu bukan urusanmu bukan, Hobie~ah” ucap Jungkook membuat J-Hope
panas tapi-
“Kudengar Jonghyun hyung masih ada disekolah” ucap V membuat J-Hope
berlari tanpa pikir panjang
(Flashback end)
Ia akhirnya mengetahui darimana V mengetahui semua itu dan juga
panggilan Noona pada Yoobi, J-Hope dapat mengingat saat mereka berkenalan saat
kelas 1 V pernah bercerita ia memiliki teman sejak kecil yang lebih tua 1 tahun
dan mereka baru saja berpisah karena pekerjaan ayahnya. Jadi teman sejak kecil
V adalah…
Tanpa pikir panjang V melepas jaket sekolahnya dan memberikannya pada
Yoobi dan memandang tajam pada seluruh siswa dan siswi yang berada dibelakang
Yoobi, Yoobi terlihat begitu panik dan berusaha menenangkan V. Saat J-Hope
ingin menghampirinya Jungkook sudah berlari dan terlihat begitu mengkhawatirkan
Yoobi,J-Hope kembali terpaku dengan Rapmon dan Jin yang sudah berada disamping
J-Hope memegang bahunya.
“Untuk kali ini kita biarkan Taehyung dan Kookie yang membantu Yoobie
sunbae, oke?” ucap Rapmon membuat J-Hope terdiam dan berusaha menjauh
Setelah kepergian J-Hope, Jin dan Rapmon, Yoobi sempat menengok
kebelakang dan menatap punggung J-Hope dengan perasaan bersalah. Tapi ia tidak
dapat mengatakan hal ini walau akhirnya ia mengetahui soal pembully an itu,
Yoobi hanya bisa menunduk dan berjalan dengan V dan Jungkook berada disisinya,
Yoobi pun dapat melihat Suga dan Jimin yang menatapnya penuh cemas dan Yoobi
berusaha tersenyum didepan keduanya membuat mereka memaksakan diri untuk
tersenyum juga. Apakah ini akhir dari kehidupan sekolah Yoobi?
Suga dan Jimin tidak dapat mengikuti V dan Jungkook pergi bersama
Yoobi karena larangan V, saat itu saat dimana J-Hope menelfon Jimin dan Jimin
hanya menjawab makan bersama Suga ia sungguh berbohong. Untuk soal satu ini
Jimin serta Suga bahkan tidak tahu apa-apa, hanya Jungkook yang sepertinya tahu
entah dibiarkan tahu atau Jungkook mencari informasi terlalu dalam tentang
Yoobi sampai V kesulitan untuk menahannya, entah kenapa mereka merasakan
atmosfer yang aneh terhadap V dan juga Jungkook. Mereka pernah mengikuti mereka
bertiga tapi tertinggal oleh Jungkook yang pintar melarikan diri, semakin
mereka tidak tahu semakin mereka penasaran apa yang terjadi namun mereka tidak
dapat menceritakan ini pada Jin , Rapmon bahkan J-Hope mungkin mereka harus
menunggu sampai V atau Jungkook menjelaskan pada mereka.
Sesampai didepan
UKS dengan cepat V mengeluarkan baju olahraga yang ia simpan dilaci khusus
karena ia tahu kejadian ini akan terjadi dan memberikannya pada Yoobi, ia
berjalan menjauh dan menutup korden tempat Yoobi dan menarik Jungkook menjauh
setelah berbicara pada Yoobi untuk memberikan mereka waktu sebentar saja.
“Mwoya?” ucap
Jungkook kesal membuat V menatap tajam padanya
“Aku sudah tahu dan
aku tidak ada niatan memberitahukan kepada mereka, aku juga sama khawatirnya
denganmu! Dan asal kau tahu, aku sudah ingat semuanya!” ucap Jungkook membuat V
tersentak
“Tae~ah? Gwenchana? Aku mendengar Kookie berteriak, apa kalian
bertengkar?” ucap Yoobi yang mengintip diantara korden dan menatap keduanya
dengan sedih
“Noona, kau pun jug-“
“Ne, aku mengingat Kookie” senyum Yoobi membuat V makin terdiam,
dengan tangan mengepal dan tangan yang bergetar membuat Jungkook menghela nafas
namun
“Tae~ah, aku tidak akan meninggalkanmu dan juga Kookie. Kalian…
Sahabat ku yang berharga, kalian berdua” ucap Yoobi memeluk keduanya membuat V
tetap terdiam dan tetap mengepalkan tangannya
-
Terlihat Rapmon duduk dimeja belajarnya dan menghela nafas mengingat
kejadian hari ini, dengan begitu J-Hope sudah mengetahui hal itu dan ia tebak
J-Hope pasti akan menyalahkan dirinya sendiri kembali tapi entah kenapa
akhir-akhir ini ada yang mengganggu Rapmon entah apa itu? Apakah bayang-bayang
Yoobi membuatnya teringat akan Kim Sohyun? Atau ada hal lainnya? Entah ada
perasaan tidak asing pada dirinya, namun tidak hanya Rapmon yang merasakan hal
itu. Jin , Suga bahkan Jimin juga mengalami hal yang sama, entah Yoobi seakan
terlihat tidak asing bagi mereka semua tapi itu hal yang aneh karena mereka
bahkan tidak pernah bertemu sama sekali dengan Yoobi.
Jin hanya bisa tertidur diatas kasurnya dan memandang kearah atap
kamarnya, siapa gerangan Yoobi itu? Padahal banyak yeoja cantik tapi mengapa
Jin dengan mudahnya begitu perhatian dan seakan tertarik padanya? Entah kenapa
perasaan nya mengatakan bukan pertama kali ia melihat Yoobi, tapi dimana?
“Lee Yoobi … sunbae … Noo-“
“Yah Jin~ah bantulah ibumu ini kalau kau sedang tidak sibuk” ucap Ibu
Jin yang tanpa mengetuk sudah memasuki kamar Jin membuat Jin terbangun dengan
wajah kesal
“Arraseo arraseo” ucap Jin kesal dan beranjak dari kasurnya namun
seketika ibunya menarik kerah baju Jin membuat Jin hampir jatuh dan terlihat
kesal menatap kearah ibu
“Mwo eomma? Kau mau apa lagi?”
“Jin~ah barusan kau menyebut nama seorang yeoja ne? Kau sudah punya
pacar? Mengapa kau tidak pernah bercerita pada ibumu ini?” ucap Ibu Jin membuat
Jin kesal karena ia tersenyum seakan ingin mengejek Jin
“Ani itu sunbae ku disekolah,ia mengalami hal yang sama seperti
Sohyunie” ucap Jin lelah
“Arra kasihan sekali yeoja itu, siapa dirinya? Pasti ia cantik sekali
sampai anakku menyebut-nyebut namanya” ucap nya tertawa senang membuat Jin
kesal
“Aishh dia Lee Yoobi, kau sudah puas? Kau yang menyuruhku membantumu
bukan eomma?!” ucap Jin kesal namun ia heran begitu tidak ada tanggapan apapun
dari ibunya
“Eomma? Waeyo?” ucap Jin bingung
“Kau tidak ingat dengannya Jin~ah?”
“Mwo?”
No comments:
Post a Comment