Dari pagi hari Jin sudah berlari-lari menuju kelas padahal jam masuk
sekolah masih cukup lama membuat J-Hope dan Jimin yang sudah datang kebingungan,
setelah menengok kesana kemari dan tidak menemukan orang yang ia cari Jin
langsung beranjak pergi hingga melewati Rapmon dan Suga yang baru saja tiba.
Rapmon dengan wajah bingungnya menatap Jimin hanya dibalas gelengan karena
tidak ada yang tahu mengapa dengan sikap Jin pagi itu. Sebenarnya Jimin ingin
sekali mengikuti Jin tapi melihat J-Hope yang belum sepenuhnya semangat itu
membuat Jimin khawatir, ia juga merasa bersalah karena tidak cepat mengatakan
soal pembullyan itu, setelah kemarin mereka mendengar kepindahan Jonghyun ke
jepang membuat J-Hope makin tidak semangat.
Dilain tempat V terus menatap kearah
Yoobi dengan tatapan khawatir tapi Yoobi hanya tersenyum bingung
terhadap V yang memandangnya begitu, Yoobi mengelus kepala V dan menatapnya seakan
ingin mengatakan dia tidak apa-apa. Tapi V tidak percaya dan tidak juga
beranjak dari sisi Yoobi dari semalam membuat Yoobi hanya bisa tersenyum dan
mengelus kepalanya, handphone V terus berdering membuatnya risih dan mematikan
handphonenya. Ia sudah menduga kalau Jungkook akan terus menghubunginya tapi ia
tidak tahu kalau Jin juga salah satu yang menghubunginya itu mulai kesusahan,
karena V mematikan handphonenya
“Tae~ah kenapa kau matikan? Kau tidak sekolah? Aku tidak ap-“
“Sudahlah noona aku bilang jangan berbohong, noona pikir aku kenal
denganmu baru kemarin?” ucap V membuat Yoobi sedikit terhentak dan memeluk V
pelan
“Naneun gwenchana,Tae~ah…” ucap Yoobi pelan membuat V memeluknya erat
“Noona..” ucap V pelan
Dengan sangat terpaksa V berangkat menuju sekolah dan meninggalkan
Yoobi yang harus beristirahat, entah kenapa V begitu enggan meninggalkan Yoobi
seakan Yoobi akan hilang kalau tidak diperhatikan. Tidak jauh dari sana
seseorang menunggunya membuat wajahnya makin terlihat menyeramkan, bahkan V
berusaha berjalan melewatinya tanpa peduli tapi ia mengikuti V dan itu terlihat
jelas sangat mengganggu.
“Apa maumu hah? Palli katakan!” ucap V kesal
“Baru kali ini aku melihatmu begitu emosi Taehyung~ah, kau begitu
mencintainya kah?” ucap Jungkook membuat V tersentak
“Mian tapi cepatlah kalau tidak kita akan terlambat” ucap V menghela
nafas
“Kenapa kau tidak jujur saja pada semuanya? Tentang Yoobi noona,
tentang penyakitny-“
“Kau gila?! Dia saja berusaha menutupi hal itu dariku bahkan selama
lebih dari 1bulan menutupi dari kalian semua, apa kau pernah memikirkan
perasaan Yoobi noona? Kau memang tahu tentang dirinya tapi itu hanya sampai 10
tahun yang lalu! Aku sudah 3 tahun bersamanya! Jadi lebih baik tutup mulutmu
atau kau tidak akan bisa menemui Yoobi noona lagi!” ucap V membuat Jungkook
terdiam
Dengan keadaan sunyi dan hawa tidak enak diantara V dan Jungkook
membuat para fans mereka enggan untuk mendekat, bukan hanya itu semenjak
pembelaan V pada Yoobi kemarin membuat para fans takut padanya karena tahu V
akan membenci mereka. Jungkook pun mulai memasang wajah masam dan menatap
kearah fans atau siswi yang mulai mendekatinya membuat para siswi perlahan
menjauh, tidak lama dari arah depan Jin berlari kearah mereka dengan nafas
tersenggal ia berhenti tepat didepan V dan Jungkook membuat mereka berdua
menatap Jin kebingungan. Namun tanpa mengatakan satu kalimatpun Jin langsung
menarik V dan diikuti Jungkook yang masih bingung melihat tingkah Jin, wajah
Jin seakan ingin melarang Jungkook untuk mengikuti mereka tapi karena waktunya
tidak banyak Jin hanya bisa pasrah membiarkannya.
-
J-Hope hanya bisa menatap kosong keluar jendela memikirkan betapa
bersalahnya dirinya atas pembully-an Yoobi dan juga kepindahan Jonghyun yang ia
yakini karena masalah pembully-an itu, semalam J-Hope menerima email dari
alamat yang tidak ia kenal tapi ia tahu kalau email itu dari Jonghyun. Email
itu berisikan permintaan maaf kepada semuanya terutama Yoobi, karena itulah
J-Hope merasa makin bersalah karena J-Hope lah yang membuat Jonghyun berubah
begitu kalau saja saat itu J-Hope menolong Sohyun mungkin Jonghyun tidak akan
berubah menjadi sekeji ini. Ditengah lamunan nya ia tersadar oleh suara Rapmon
dan Jimin yang melihat kedatangan Jungkook-V dan Jin yang terlihat aneh, J-Hope
juga menyadari dari wajah Jin dan Jungkook yang berbeda dan raut wajah seram V
yang kedua kalinya J-Hope lihat, ada apa dengan mereka?
Siang hari saat istirahatpun suasana dalam ruangan kumpul mereka
begitu suram, Rapmon-Suga-Jimin hanya bisa bingung sembari menatap dari jauh
ada apa dengan ketiga namja itu dan J-Hope yang tetap menatap keluar jendela
tanpa memikirkan hawa suram dari mereka bertiga. Perlahan Rapmon mulai
mendekati Jin dan Jimin-Suga mendekati Jungkook untuk menenangkan mereka dan
menanyakan ada apa, tidak ada yang berani mengganggu V saat wajahnya sedang
berubah beringas itu. Tetapi Jungkook enggan berbicara dan Jin yang terlihat
takut untuk berbicara karena terus menatap kearah V dan Jungkook secara
bergantian seakan itu adalah hal yang tidak boleh diketahui orang lain,
Suga-Jimin-Rapmon mulai curiga dan makin penasaran sampai dering sms handphone
V mengagetkan seisi ruangan (kecuali J-Hope) dan wajah V yang terkesan terkejut
dan khawatir itu mendadak berdiri dan membuka pintu, disanalah suara manis itu
terdengar membuat J-Hope tersadar dari lamunan nya.
“Annyeong semua” ucapnya membuat yang lainnya ikut kaget (dengan wajah
V yang cukup menyeramkan)
“No..noona, kenapa kau ada di-“ belum selesai V menyelesaikan
pertanyaan nya Yoobi sudah menarik tangan nya untuk masuk
“Jadi ini tempat kumpul kalian? Aku baru pertama kali kesini, soalnya
Tae tidak pernah mau mengajakku kesini. Arra? Rapmon-ssi, Jin-ssi, Jimin-ssi,
Suga-ssi, J-Hope-ssi, dan Kookie? Waeyo? Kalian seperti melihat hantu saja”
ucap Yoobi membuat yang lain tersadar
“Yoobi-ssi kukira kau tidak masuk hari in-“ ucapan Jimin terhenti karena V yang memukul
pintu dengan kencang membuat semua kaget namun anehnya tidak dengan Yoobi
“Noona aku tanya sekali lagi! Kenapa kau ada disini dan bukannya
istirahat dirumah? Noona tahu kan dirimu itu sedang tidak enak badan?!” teriak
V pada Yoobi membuat semua orang kaget karena baru kali ini V terlihat begitu
kasar dan galak, bertolak belakang dari V yang biasanya
“Taehyung~ah kau sudah keterlaluan, sudahlah” ucap Suga namun tidak
dipedulikan oleh V membuat Yoobi tersenyum kearah V
“Tae~ah jangan memasang muka seram seperti itu, teman-temanmu kaget
kan? Mereka belum tahu sisimu yang lucu ini, jadi tenanglah Tae~ah. Aku
baik-baik saja, kau bisa lihat bukan?” ucap Yoobi lembut membuat V tertunduk
lemas tidak bisa membalas apa-apa, J-Hope tetap memandangnya bingung ia tidak
getar dengan hentakan V dan tetap tersenyum walau V sudah berteriak padanya.
Yoobi yang menyadari itu berjalan menuju kearah J-Hope membuat J-Hope tersentak
dan berdiri secara refleks
“J-Hope-ssi mianhe” ucap Yoobi pelan membuat J-Hope bingung
“Mian aku tetap diam walau semua teman-temanmu sudah tahu, hanya saja
mereka tahu tanpa aku sadari. Sebenarnya aku tidak mau merepotkan kalian,
lagipula ini salahku. Hehehe” senyum Yoobi membuat semua menggigit bibirnya dan
secara bersamaan mereka menghampiri Yoobi dan
“Ini bukan salahmu, ini semua salahku. Jadi kau tidak perlu meminta
maaf” ucap ketujuh member BTS secara serentak membuat mereka kaget dan Yoobi
yang tertawa disusul oleh semuanya (Kecuali V)
“Arraseo, kalau begitu mulai hari ini boleh aku ikut mengumpul bersama
kalian? Disini?” ucap Yoobi dibalas anggukan semuanya, Yoobi tersenyum dengan
Suga Jimin dan lainnya yang berebut ingin berbicara dengaan Yoobi tapi dari
kejauhan wajah V tetap tegang memandang lurus kearah Yoobi seakan menyesal
telah meninggalkannya pagi ini.
Hari ini adalah pertama kali para BTS dan juga Yoobi pulang bersama
dengan suara gelak tawa meramaikannya yang membuat para siswi lainnya begitu
cemburu menatap kearah Yoobi, hampir setengahnya sudah mengutuk Yoobi dalam
hati dan sisanya hanya bisa gigit jari menatapnya. Mereka terlihat begitu
bahagia terkecuali V yang tetap memasang wajah tegangnya, ia bahkan tidak
mengeluarkan sepatah katapun dan tetap terdiam seperti bukan V. Jungkook hanya
bisa menghela nafas melihat kelakuan V dan Jin yang begitu senang berbicara
dengan Yoobi dan juga Suga-Jimin-Rapmon-J-Hope yang selalu ingin tahu, kembali
kebeberapa jam yang lalu sebelum masuk kelas. Jin menarik V jauh dari kerumunan
dan juga jalan yang jarang dilewati guru sekaligus, dengan wajah bingung nya V
hanya menatap Jin dengan penuh tanya tanpa mengetahui apa yang akan dibicarakan
Jin membuat mood V sangatlah hancur seharian ini.
Belum lagi Jin tidak berbicara juga walau mereka sudah saling tatap,
membuat V mulai kesal dengan Jungkook yang terus menghela nafas berusaha
menenangkan V yang sebenarnya mood nya sudah mulai tidak bagus dari tadi pagi
akibat Jungkook. Sampai akhirnya Jin mengeluarkan suaranya membuat V tersentak
dengan tatapan Jungkook yang berubah, entah kenapa ini memperburuk keadaan
dalam pikiran V hal seperti ini harus dicegah cepat atau lambat namun bagusnya
Jin sama sekali belum mengatakan hal itu selain pada mereka berdua. Perkataan
Jin yang menghancurkan mood V dalam sehari
“Taehyung~ah , ternyata aku teman sejak kecilnya Yoobi sunbae juga.
Apakah mungkin kita dulu juga berteman?” ucap Jin membuat wajah manis-sexy V
berubah seketika namun tatapan Jungkook menjadi bersinar, saat ingin berbicara V dengan cepat menarik kerah
Jin dan memojokkan nya
“Siapa yang bilang hal itu padamu? Apa dari member lain? Atau siapa
hah? Katakan padaku” ucap V membuat Jin maupun Jungkook terkejut
“Taehyung~ah… waey-“
“Palli jawab pertanyaanku!” sentak V membuat Jin terkejut, Jungkook
ingin menghentikannya tapi Jin mengkodekan bahwa ia tidak apa-apa dan Jungkook hanya
bisa menghela nafas
“Dari eommaku” ucap Jin pelan
“Apa Suga-Rapmon-Jimin dan J-Hope tahu hal ini? Apakah ayahmu juga
tahu? Dan kenapa dengan bodohnya kau menyebut namanya dirumahmu? Apa urusanmu
padanya?” ucap V makin mengeratkan tangannya membuat Jungkook mau tidak mau
memisahkannya hingga V melepaskan Jin yang mulai ketakutan dan juga keheranan
dengan V yang tidak pernah ia lihat
“An..Ani, aku baru saja mau menanyakan hal ini padamu Taehyung~ah.
Lagipula ada apa dengan Ayahku? Saat itu hanya eommaku yang mendengar dan lagi
aku tidak sengaja, hanya saja aku merasa tidak asing dengannya” ucap Jin
membuat V mengepalkan tangannya
“Dengarkan kata-kataku dan ingatlah! Jangan katakan pada mereka
apalagi pada Yoobi noona! Sebisa mungkin katakan pada ibumu agar tidak
menceritakan dia pada ayahmu, kau harus memastikan hal itu! Dan lagi, kalau kau
bertemu Yoobi noona jangan pernah mengatakan bahwa kau pernah mengenalnya
dulu!” teriak V beranjak dari tempatnya meninggalkan Jin yang terheran-heran
dan Jungkook yang membantu Jin
“Kookie~ah, apa dia benar-benar V?” ucap Jin bingung pada Jungkook
membuat Jungkook menatap lurus kearah punggung V
“Ne, dialah V yang kita kenal 10 tahun yang lalu” ucap Jungkook pelan
-
“Aigoo berat sekali hari ini tapi menyenangkan juga pulang
beramai-ramai, besok kita lakukan lagi ne? Tae~ah?” ucap Yoobi namun ia heran
karena V tetap berdiri memunggunginya dan terdiam membuat Yoobi perlahan
menghampirinya
“Tae~ah, sudah ku bilang bukan? Naneun gwenchanayo” ucap Yoobi dan
dengan cepat V memeluknya dan mendorongnya hingga jatuh diatas tempat tidur,
dalam keadaan memeluk. Kekagetan Yoobi hilang begitu mengetahui pundak V yang
bergetar, ia hanya bisa tersenyum sedih dan mengelus kepala V
“Noona waeyo? Mengapa masih bisa tersenyum pada mereka? Padahal kau
masih sakit, mengapa kau berangkat sekolah? Noona… aku tidak ingin kau
menghilang lagi,ku-kumohon noona jangan lakukan hal itu lagi” ucap V bergetar
membuat Yoobi memeluknya
“Tae~ah, gomawo… Kau selalu perhatian padaku, tapi sejujurnya Tae~ah
aku ingin berbicara padamu” ucap Yoobi membuat V terbangun dan menatap kearah
Yoobi, terkejut dengan pandangan Yoobi dan juga senyumnya
“Sebenarnya…”