PLAK!
Suara telapak tangan yang dengan kerasnya memukul pipi seseorang yang
menunduk pasrah, ia hanya bisa memasang wajah bersalah dan tidak melawan saat
orang yang didepannya memaki dan juga berusaha ingin membunuhnya kalau saja
tidak ada orang lain disana yang menahannya. Orang-orang yang menahannya hanya
bisa berteriak pada nya untuk pergi dari sana tapi ia tidak ingin, ia menjadi makin
merasa bersalah begitu mengingat semuanya. Ya
kenangan bersamanya yang hilang akibat kejadian itu.
“KAU DENGAR TIDAK! KALAU BUKAN KARENA APPAMU DIA TIDAK AKAN BEGINI!
SEMUA KARENA KAU!!” teriaknya dengan lantang dengan orang-orang disampingnya
menahan tangan dan badannya
“Hobie~ah cepat pergi! Sekarang Tae tidak dapat dikendalikan, kumohon
pergilah” ucap Jin membuat Jhope berjalan lesu, perlahan menjauh dari tempatnya
membuat Jimin-Suga-Rapmon-Jungkook dan Jin sedih. Hingga mereka melihat Jhope
sudah jauh dari sana mereka melepaskan V
“Ya paboya!” teriak Jungkook pada V membuat V memasang muka galak
padanya
“Hobie sudah mengingatnya jadi tidak ada salahnya kan kita tidak usah
berpura-pura tidak mengenal satu sama lain?” ucap Jungkook membuat RM – Jin – Jimin
– Suga menunduk dan menghela nafas, V beranjak dari tempatnya tanpa menjawab
membuat Jungkook melemparkan diri kebangku dan menghela nafas sembari memegang
dahinya.
“Yoobi noona… Bertahanlah” ucap Jungkook pelan
Kembali ke 10 tahun yang lalu
Saat itu ada sekumpulan anak-anak yang bermain dengan riangnya
ditaman, bermain bersama dan berlari bersama. Tidak jauh dari sana ibu dari
para anak-anak tertawa dan berkumpul sembari memperhatikan anak-anak mereka,
terlihat mereka tidak seperti orang lain tapi seperti saudara karena mereka
bertetangga sejak lama dan tidak lain dan tidak bukan sekumpulan anak itu ada
Yoobi dan BTS.
Mereka bermain bersama, mengerjakan tugas bersama hingga memasuki
sekolah yang sama. Namun berbeda kelas dengan Yoobi yang lebih tua satu tahun
dari BTS, walau begitu mereka tetap saling menghormati dan bermain bersama.
Tanpa mereka ketahui bahwa tumbuh perasaan yang tidak mereka kira akan datang
begini cepatnya, setelah itu hari-hari bahagia mereka dimana mereka bisa
bermain bersama dengan orang tua mereka yang berkumpul harmonis itu mulai
menghilang. Hingga saat itu sajalah Jungkook – Jin – Suga – Jimin – Rapmon
dapat mengingat, tapi entah kenapa Jhope terlihat ketakutan saat Yoobi pingsan.
Menurut yang mereka ingat Jhope dan Taehyung lah yang paling dekat dengan Yoobi
dikarenakan rumah mereka yang bersebelahan persis dan ayah Jhope lah yang
begitu mengenal ayah Yoobi, entah mengapa ada yang aneh disana dan V sama
sekali tidak ada niatan untuk menceritakan hal itu pada mereka. Sama sekali
tidak.
-
Dokter keluar dari ruangan membuat Jungkook – Jin – Suga – Jimin dan
Rapmon bangun dari duduknya, mereka dapat melihat wajah V yang begitu muram dan
juga dokter yang seakan menghibur V. Memang sudah hampir 1 jam dokter memanggil
V kedalam ruangannya karena V adalah wakil Yoobi selama appa Yoobi tidak ada
disana, walau para member merasa penasaran apa yang terjadi pada Yoobi mereka
lebih fokus pada V yang terlihat begitu terpuruk. Dokter meninggalkan mereka
dan dengan cepat mereka menghampiri V dan menyuruhnya untuk beristirahat,
mungkin saja mereka memang sudah mengingat kenangan mereka semasa kecil tapi
baru kali ini mereka melihat V begitu lemah dan terlihat ketakutan. Ia menahan
air mata dan juga rasa kesal membuat semuanya merasa begitu tidak enak pada
V,dan juga pada Jhope yang terlihat begitu shock saat Yoobi jatuh. Sadar akan
tatapan teman-teman nya V mendongakkan kepalanya dan berusaha keras untuk tidak
menunjukkan emosinya, ia hanya bisa menghela nafas saat ia melihat wajah tegang
teman-temannya yang berusaha tersenyum saat ia memandangi mereka satu-satu , ya
selain Jungkook.
“Kalian tidak ingin masuk? Memang belum bisa lama-lama tapi kalian
bisa melihat Yoobi noona” ucap V namun mereka saling pandang dan setelah
memutuskan mereka menggeleng bersama membuat V menghela nafasnya kembali
“Lebih baik kita makan dulu ne? Jungkook bisa berjaga disini sebentar
bersama Rapmon” ucap Jin namun V menggeleng lemah
“Kalian tidak penasaran dengan penyakit noona? Kalian sudah mengingat
semuanya kan? Walau aku yakin tidak semuanya, seperti halnya Jungkook dan
Hobie” ucap V pelan membuat Jungkook menunduk
“Ani, lebih penting kau mengurus dirimu dulu. Kau boleh bercerita
kapan-kapan saat kau sudah lebih baik dan Yoo noona memperbolehkannya” ucap Jin membuat V tersenyum dan sisanya
terkejut
“Yoo… noona?” ucap Rapmon dan Suga bersamaan membuat Jin tersadar
“Ani.. ani.. sejak kapan kau memanggil Yoobi sunbae seperti itu?” ucap
Jimin membuat Jin makin bingung dan shock
“Itu memang panggilan kita padanya,dari dulu” senyum Jungkook membuat
mereka semua melihat kepada Jungkook
“Jadi kalian sudah ingat bukan? Joonie , Yoonie , Jiminie , Jinie ?”
ucap V membuat mereka shock
“Aish panggilan itu, sekelibat wajah Yoo noona kecil muncul
dikepalaku. Seakan dia yang memanggil” ucap Rapmon membuat semua tertawa
“Arraseo mari kita makan, aku yakin Yoo noona masih beristirahat.
Kajja!” ucap Jin membuat semua beranjak dari tempatnya sembari saling merangkul
dan tertawa membuat V yang dibelakangnya tersenyum, namun ia terhenti sebentar
memandang kearah ruang yang menempatkan Yoobi disana seakan ingin menangis dan
kembali berjalan menyusul yang lainnya.
Mendengar suara langkah kaki menjauh ia langsung berjalan kearah
mereka berasal, ia mungkin masih tidak berani untuk bertemu dengan mereka tapi
ia bisa mendengar semua perkataan mereka. Ia memasuki sebuah ruangan dan
mendapati seseorang sedih tertidur dengan selang ditubuhnya, ia
memperhatikannya dengan wajah sedih dan penuh rasa bersalah hingga ia
tersungkur dari balik dinding kaca itu.
“Mian.. jeongmal …. Mianhae… noona-ya”
Ia mendengar suara langkah kaki mendekat membuatnya tersentak dan
bangun, ia ingin bersembunyi tapi tidak bisa karena seseorang itu telah masuk
dan melihatnya. Lagi-lagi ia bertemu ahjussi itu, ia merasa kepalanya begitu
sakit saat melihat ahjussi itu dengan wajah yang seakan ia pernah melihatnya
dan tak ingin mengingatnya lagi. Siapa dia? Kenapa dia terdiam disana
memandangnya? Benarkah ia appa Yoobi noona? Lalu mengapa kepalanya begitu
sakit? Saat ahjussi itu ingin menghampiri dan mengulurkan tangan dengan wajah
yang panik serta bingung, ia sudah berlari meninggalkan ruangan itu dengan
nafas tersenggal dan wajah yang pucat.
Tak lama V – Jungkook – Suga – Jimin – Rapmon dan Jin kembali kerumah
sakit, sekilas mereka dapat melihat seseorang yang sepertinya mereka kenal (
kecuali V dan Jungkook) dan mengira-ngira siapa dirinya. V langsung berlari
kearahnya dengan wajah pucat dan juga wajah seakan ketakutan dan penuh rasa
bersalah, ia menundukkan kepalanya membuat Jungkook ikut berlari dan melakukan
hal yang sama. Jin-Jimin-Rapmon-Suga yang melihat mereka hanya bingung dan
menatap kearah ahjussi didepan V dan Jungkook, mereka pikir ia adalah orang
yang sangat menyeramkan hingga bisa membuat seorang V dan Jungkook ( yang
notabene berani, tidak memperdulikan omongan orang lain dan percaya diri ) itu
ketakutan padanya. Namun ia menengok kearah Jin cs dengan senyum lembut membuat
mereka seakan mengenal ahjussi itu, ia berdiri dan menyuruh V dan Jungkook
mengangkat kepalanya walau mereka merasa begitu berat mengangkatnya tapi mereka
yang disana dapat mendengar suara lembut dan bujukkan lembutnya pada V dan
Jungkook hingga mereka akhirnya mau mengangkat kepalanya. Begitu takjub mereka
pada ahjussi itu, tapi entah mengapa mereka seakan tidak asing dengan keadaan
ini dan juga… wajah ahjussi itu, siapa dirinya? Ahjussi itu menghampiri mereka
membuat mereka salah tingkah namun ahjussi itu malah memeluk mereka (berempat
sekaligus) membuat mereka bingung.
“Kalian sudah besar-besar ne? Samchon sampai bingung dan hampir tidak
mengenali kalian” ucap ahjussi itu namun mereka masih kebingungan membuat V
mendeham dan ahjussi itu melepaskannya dengan wajah ‘mian aku kelepasan’
“Kalian tidak tahu beliau? Kalian belum mengingatnya?” ucap V dibalas
gelengan orang Jin , Jimin , Rapmon dan Suga
“Jezz! Beliau ini Lee Young Ji, appa Yoo noona” ucap V membuat mereka
(Jin , Jimin , Rapmon , Suga) kaget dan reflek menundukkan kepalanya hormat
“Jeongmal mianhae ah… samchon! Kami tidak mengingat anda” ucap Rapmon
membuat Youngji tertawa dan menjitak keempatnya
“Kalian memang benar-benar sudah dewasa, sejak kapan kalian seformal
ini padaku?” ucap Youngji pada mereka membuat mereka shock dan memikirkan
kembali arti kata-katanya
“Samchon mereka baru saja mengingat dan lagi… samchon tidak marah
padanya?” ucap V pelan membuat wajah Jungkook sedikit merasa kesal, V memainkan
mata sinisnya pada merea (termasuk Jungkook) yang membuat Jungkook kesal
(bahkan mereka selain Jungkook tidak menyadarinya)
“Sudah-sudah Tae~ah, kesehatan Yoobi lah yang utama sekarang. Jadi
bisakah kita bicara berdua saja?” ucap Youngji dibalas anggukkan V
“Namjoon~ah , Jinnie , Jiminie , Yoongi~ah , Kookie, samchon bersama
Tae dulu ne?” ucap Youngji dibalas anggukkan dan tundukkan kepala hormat oleh
mereka, Youngji beranjak terlebih dahulu meninggalkan V yang masih disana
memandang sekilas pada Jungkook dan pergi menyusul Youngji
“Aishh kenapa aku tidak ingat dengan samchon? Padahal kalau ku
ingat-ingat lagi aku begitu dekat dengannya” ucap Suga dan dilanjuti oleh
lainnya tentang ingatan mereka yang perlahan mulai terbuka membuat Jungkook
menatap penuh curiga pada mereka membuat mereka kesal namun tidak bisa
mengatakannya.
“Ya Tae~ah mereka memang tidak banyak berubah yah, aku lebih kaget
dengan dirimu yang banyak berubah” ucap Youngji tertawa
“Ne, tapi aku tidak sebanyak berubahnya seperti Namjoon yang mempunyai
julukan Rap Monster itu” ucap V membuat Youngji lebih tertawa,namun ditengah-tengah
seperti ingat sesuatu
“Kalau begitu yang aku lihat tadi diruangan Yoobi memang dia ne?” ucap
Youngji membuat V bingung dan bertanya-tanya
“Nugu samchon?”
“Teman satu grup mu, Jung Hoseok ne?” ucap Youngji membuat V tersentak
“Tae~ah? Waeyo?”
“Gwenchana samchon, aku hanya merasa tidak enak badan”