Saturday, April 30, 2016

(BTS) Just One Day Part.4

Suara langkah kaki bersilih ganti dan juga riuh teriakan orang-orang yang tidak terlalu jelas didengar Yoobi karena ia tidak sepenuh nya sadar,tapi ia tahu dimana ia berada membuat Yoobi menghela nafas dan menutup kembali matanya.

-

Suara langkah kaki mendekat dengan bayangan seseorang yang terlihat jelas disana siapa dirinya,ia berhenti didepan ruangan itu dan membuka pintu perlahan. Dengan wajah yang bisa ditebak seperti apa wajahnya dan juga hal yang tidak lain menanyakan hal yang sama , yaitu :
“Dimana lainnya?”
“Hobie~ah kau selalu mengatakan hal yang sama,kenapa kau selalu datang terlambat? V , Jungkook , Suga dan Jimin pulang duluan karena ada keperluan” ucap RapMon membuat J-Hope menghela nafas dan melempar tasnya pada sebuah sofa,dengan langkah yang terlihat malas-malasan itu ia menghampiri Jin
“Jin~ah apa kau tahu kemana tujuan 4 manusia itu?” ucap J-Hope
“Kau ada urusan dengan mereka? Kenapa tidak kau telfon saja?” ucap Jin acuh dan kembali mendengarkan musiknya membuat J-Hope kesal dan langsung mengeluarkan handphonenya,ia semakin kesal karena orang yang ia telfon tidak mengangkat-angkat telfonnya sampai diseberang sana terdengar suara seseorang
“Ya Jimin~ah,eodiga?” ucap J-Hope
“Makan , bersama Suga. Bye” ucap Jimin singkat dan langsung memutuskan telfon membuat J-Hope kesal dan memandang handphonenya seakan ingin membantingnya tapi ia mengurungkan niatnya dan kembali menelefon yang lainnya
“Nuguseo?” ucap seseorang diseberang sana
“Taehyun~ah eodiga? Kenapa kau pulang lebih dulu?”
“Hobie~ah aku capai,aku mau tidur lagi. Kau ada urusan penting?” ucap V membuat J-Hope kesal
“Apa kau melihat dia hari in-” belum selesai J-Hope berbicara V sudah menutup telfonnya membuat J-Hope otomatis melempar handphonenya
“Aigooo mereka itu!” batin J-Hope dan ia berjalan perlahan mengambil handphonenya kembali
“Ya Hobie~ah telfon Jungkook saja,kau ingin menanyakan hal penting kan? Kenapa tidak tanya Kookie yang selalu memberikan waktunya untuk menjawab pertanyaan tidak pentingmu itu saja?” ucap RapMon sembari membawa majalah membuat J-Hope makin kesal
“Sial kenapa mereka sangat acuh padaku hari ini? Tapi ada benarnya juga,Kookie mungkin akan mendengarkanku… Mungkin dia melihatnya” batin J-Hope sembari mengutak-atik handphonenya,ia memainkan kakinya karena Jungkook belum juga menjawab membuat J-Hope kembali kesal namun akhirnya ia mengangkat tapi suara riuh pertama kali di dengar oleh J-Hope membuatnya heran
“Kookie? Eodiga? Mengapa sangat ribut disana?”
“Hobie~ah? Aku sedang mengunjungi temanku,waeyo?” ucap Jungkook terdengar pelan
“Ah arraseo,ada yang aku ingin katakan apakah kau bertemu Lee Yoobi-ssi hari ini?”
“Waeyo? Tumben kau menanyakannya padaku”
“Gwenchana mungkin saja kau bertemu dengannya,semenjak istirahat aku tidak melihatnya.”
“Ah mungkin saj-“ Kata-kata Jungkook terpotong
“Jungkook~ah kau sedang menelfon siap-“ dan Jungkook menutup telfonnya sebelum yeoja itu selesai berbicara dan meninggalkan banyak  pertanyaan pada J-Hope,namun kenapa suara itu tidak asing bagi J-Hope? Dimana dan dengan siapa kah Jungkook? Siapa yeoja yang sedang bersama nya itu?

J-Hope tidak ingin mengambil pusing hal itu,kalaupun yeoja itu adalah pacarnya dan Jungkook belum mau memberitahukan nya maka dia akan diam saja. J-Hope pun tidak menanyakan hal itu pada RapMon maupun Jin,ia hanya bisa terdiam dan beranjak dari sana pulang tanpa memikirkan kembali hal itu. Dia hanya bisa berpikir hal yang normal kenapa Yoobi tidak bisa ia temukan setelah istirahat saat bersama RapMon,bahkan ia tidak ada rasa curiga sedikitpun atas tingkah laku Yoobi tadi siang.
Dilain tempat Yoobi hanya bisa terduduk lemas dan ia sudah mendapati pemandangan yang tidak asing lagi bagi dirinya,sudah bertahun-tahun ia melihat pemandangan ini. Tangan yang diinfus, ruangan serba putih dengan bau obat dimana-mana membuatnya tersadar bahwa ia tidak sedang berada disekolah ataupun dirumah,tapi disela-sela kesunyian nya ia mendengar suara pintu yang terbuka dan dia berada disana memaksakan senyumannya membuat Yoobi ikut tersenyum sedih. Tanpa ia tahan ia berlari menuju Yoobi dan memeluknya
“Apa kau akan meninggalkanku noona? Kenapa kau harus bersembunyi disana dan bukannya memanggilku? Aku satu sekolah denganmu, ingat?” ucapnya berusaha menahan isaknya dan membenamkan kepalanya pada pundak Yoobi yang mengelus punggungnya
“Mianhae…. Aku takut kau sedang bersama teman-temanmu,mianhae ….” Ucap Yoobi pelan
“Noona aku tidak bisa terus begini,aku pasti akan menjaga mu… Aku tidak akan membiarkan mereka membullymu kembali”

-

Esok hari terasa begitu cepat untuk J-Hope dan lagi-lagi ia tidak dapat menemukan Yoobi dimanapun,percuma juga menanyakan pada member BTS lain yang sudah pasti menutup mulutnya entah kenapa. Dan Jungkook tidak mengatakan apapun tentang siapa yeoja yang bersamanya kemarin dan berlaku sedikit aneh dari biasanya. Tentang perilaku aneh, Suga dan Jimin pun terlihat aneh entah bagaimana mengatakannya sepertinya mereka sedang membicarakan hal yang tidak J-Hope ketahui. Setiap kali J-Hope mendekati mereka otomatis menghentikan obrolannya dan diam menatap lainnya,kecurigaan J-Hope juga mengarah pada RapMon yang tidak berhenti keluar dari ruangan dengan alasan kekamar mandi.
Entah ini hanya perasaan J-Hope saja atau dia terlalu panikkah, ia merasa ada yang ditutupin oleh teman-teman nya itu (Kecuali Jin dan V). Saat istirahat menjadi hal yang tidak mengasikkan lagi bagi J-Hope karena perilaku teman-teman nya,biasanya dia sudah membaca bersama Jimin atau adu mulut bersama Suga dan bercanda bersama RapMon, tapi karena suasana aneh tadi tidak ada seorangpun yang akhirnya berbicara dengan J-Hope (Lain hal nya dengan Jin yang hanya senang mendengarkan musik dan V yang sibuk dengan urusannya sendiri). J-Hope meninggalkan yang lainnya dan mencoba mencari suasana lain diluar kelas,tapi ia mendapati seseorang yang membuatnya kembali ceria, dia orang yang J-Hope kira tidak masuk hari ini tapi ia terlihat begitu pucat dan lemas-! Seketika J-Hope ingin menghampirinya namun ada orang lain yang menyusulnya,dia-
“Sunbe,gwenchanayo? Kau masih terlihat pucat,mau kuantarkan keUKS?” ucapnya memapah Yoobi,namun Yoobi menggeleng lemah dan tetap kekeh untuk berjalan sendiri
“Gwenchanayo,aku sudah sehat. Lihat aku sudah bisa berjalan sendirikan? Waeyo? Kau masih mengkhawatirkanku? Jungkookie?” ucap Yoobi tersenyum lemah membuat Jungkook dan J-Hope yang melihatnya dari jauh sedih akan senyuman Yoobi,J-Hope menyadari apa yang digenggam ditangan kanan Yoobi tapi Jungkook pun mengetahuinya
“Sunbae,itu-“
“Sudahlah Jungkookie,kita tidak usah membahas hal ini ne?” ucap Yoobi memotong membuat Jungkook tersenyum sedih dan hanya bisa diam mengikuti kemauan Yoobi, Jungkook menyadari keberadaan J-Hope dan menatapnya membuat J-Hope terkejut karena pandangan mata Jungkook yang berbeda. J-Hope menatap mereka dari jauh dan terlihat Jungkook memapah Yoobi dan meninggalkan tempat itu,saat J-Hope ingin mengikutinya RapMon menahannya. J-Hope menatap RapMon curiga,apakah ia tahu sesuatu tentang Yoobi dan tidak mau memberitahukan kepadanya tapi RapMon menatap J-Hope kembali dengan wajah bingung
“Ya Hobie~ah,waeyo? Sudah waktunya kembali kekelas” ucap RapMon menjitak pelan kepalanya
“Kembali ne? Kukira kau mengetahui sesuatu tentangnya” ucap J-Hoope pelan
“Kau mengatakan sesuatu Hobie~ah?” ucap RapMon namun tidak dibalas oleh J-Hope yang jalan mendahului RapMon

Sakit! Itulah yang dirasakan oleh J-Hope saat ini,ia melihat Yoobi memegang baju olahraganya yang kotor dan terlihat robek. Entah kenapa J-Hope baru saja menyadari hal itu dan kembali mengingat hal yang tabu untuk diingat kembali,apakah mungkin Yoobi-? Seketika pemikiran itu hilang karena Jin yang sudah berada didepan muka J-Hope dengan pandangan aneh,entah karena apa wajah Jin berubah seperti itu namun tetap duduk menatap J-Hope aneh.
Seakan ia mengetahui sesuatu yang J-Hope ingin tahu namun pelajaran saat itu terasa panjang untuk J-Hope,dan hal yang mengganggu J-Hope adalah Jungkook yang tidak kembali kekelas dan juga sikap Suga dan Jimin yang terus menerus menengok kearah handphonenya. Dalam kepala J-Hope mulai diisi oleh pertanyaan-pertanyaan,apakah yeoja yang waktu itu bersama Jungkook adalah Yoobi? Apa Suga dan Jimin sudah tahu keadaan Yoobi lantas itulah alasan mereka tutup mulut soal Yoobi? Dan perilaku RapMon saat itu apa ia juga membantu Suga dan Jimin menutupi keadaan Yoobi padanya? Tapi apa alasannya? Sekarang Jin terlihat tahu segalanya dan Jungkook yang paling terlihat mengetahui semuanya,J-Hope masih bisa menghela nafas sedikit karena V tidak tahu apa-apa dan sikapnya lah yang paling seperti biasanya. Pukul 3 siang bell pun berbunyi tanpa pikir panjang J-Hope mengarahkan member BTS lain (Selain Jungkook yang tidak ada dikelas dan V yang ia lihat tidak tahu akan masalah ini dan J-Hope tidak mau melibatkannya) untuk berkumpul diatap sekolah dengan J-Hope berjalan lebih dahulu,ia sengaja memutar arah agar melewati UKS dan benar saja ia mendapati Jungkook yang tengah duduk sembari menatap kearah Yoobi,pandangan J-Hope membuat Jungkook sadar dan berjalan keluar dari UKS.
“Kau juga ikut,ada yang ingin aku tanyakan” ucap J-Hope singkat lalu berjalan mendahului Jungkook

-

“Waeyo Hobie~ah,kenapa kau mengumpulkan kami disini? Aku ada urusan jadi jangan lama-lama ne?” ucap RapMon
“Ne aku juga,sebisa mungkin ini bukan candaan seperti biasa J-Hope~ah” ucap Suga sembari  terus menengok kearah handphonenya
“Aku hanya ingin menanyakan beberapa hal saja ini tak akan lama,dan aku hanya ingin penjelasan dari Kookie dan mendengar perkataan Jin~ah” ucap J-Hope membuat seketika keadaan sedikit menegang
“Mwoya? Penjelasan apa?” ucap Jungkook yang tidak dibalas oleh J-Hope dan gelengan dari RapMon , Suga dan Jimin yang membuatnya menghela nafas
“Jin~ah apa yang ingin kau katakan padaku? Ini menyangkut dia kan?” ucap J-Hope membuat Jungkook terkejut bersamaan dengan Suga dan Jimin
“Ah ne,yang kau maksud dia itu Lee Yoobi line 3 bukan? Apa kau yakin ingin tahu Hobie~ah?” ucap Jin membuat RapMon , Suga dan Jimin mendekat membuat J-Hope makin bingung
“Ya Jin~ah apa kau yakin menceritakan ini? J-Hope akan meledak jika mengetahuinya” ucap RapMon pelan
“Tapi kalau kita sembunyikan terus berarti kita tinggal diam lagi dan mengorbankan seseorang lagi,dia berhak tau Namjoonie! Kau setujukan?” ucap Jin menengok kearah belakang membuat J-Hope makin kaget

“Kau-”Suara langkah kaki bersilih ganti dan juga riuh teriakan orang-orang yang tidak terlalu jelas didengar Yoobi karena ia tidak sepenuh nya sadar,tapi ia tahu dimana ia berada membuat Yoobi menghela nafas dan menutup kembali matanya.

-

Suara langkah kaki mendekat dengan bayangan seseorang yang terlihat jelas disana siapa dirinya,ia berhenti didepan ruangan itu dan membuka pintu perlahan. Dengan wajah yang bisa ditebak seperti apa wajahnya dan juga hal yang tidak lain menanyakan hal yang sama , yaitu :
“Dimana lainnya?”
“Hobie~ah kau selalu mengatakan hal yang sama,kenapa kau selalu datang terlambat? V , Jungkook , Suga dan Jimin pulang duluan karena ada keperluan” ucap RapMon membuat J-Hope menghela nafas dan melempar tasnya pada sebuah sofa,dengan langkah yang terlihat malas-malasan itu ia menghampiri Jin
“Jin~ah apa kau tahu kemana tujuan 4 manusia itu?” ucap J-Hope
“Kau ada urusan dengan mereka? Kenapa tidak kau telfon saja?” ucap Jin acuh dan kembali mendengarkan musiknya membuat J-Hope kesal dan langsung mengeluarkan handphonenya,ia semakin kesal karena orang yang ia telfon tidak mengangkat-angkat telfonnya sampai diseberang sana terdengar suara seseorang
“Ya Jimin~ah,eodiga?” ucap J-Hope
“Makan , bersama Suga. Bye” ucap Jimin singkat dan langsung memutuskan telfon membuat J-Hope kesal dan memandang handphonenya seakan ingin membantingnya tapi ia mengurungkan niatnya dan kembali menelefon yang lainnya
“Nuguseo?” ucap seseorang diseberang sana
“Taehyun~ah eodiga? Kenapa kau pulang lebih dulu?”
“Hobie~ah aku capai,aku mau tidur lagi. Kau ada urusan penting?” ucap V membuat J-Hope kesal
“Apa kau melihat dia hari in-” belum selesai J-Hope berbicara V sudah menutup telfonnya membuat J-Hope otomatis melempar handphonenya
“Aigooo mereka itu!” batin J-Hope dan ia berjalan perlahan mengambil handphonenya kembali
“Ya Hobie~ah telfon Jungkook saja,kau ingin menanyakan hal penting kan? Kenapa tidak tanya Kookie yang selalu memberikan waktunya untuk menjawab pertanyaan tidak pentingmu itu saja?” ucap RapMon sembari membawa majalah membuat J-Hope makin kesal
“Sial kenapa mereka sangat acuh padaku hari ini? Tapi ada benarnya juga,Kookie mungkin akan mendengarkanku… Mungkin dia melihatnya” batin J-Hope sembari mengutak-atik handphonenya,ia memainkan kakinya karena Jungkook belum juga menjawab membuat J-Hope kembali kesal namun akhirnya ia mengangkat tapi suara riuh pertama kali di dengar oleh J-Hope membuatnya heran
“Kookie? Eodiga? Mengapa sangat ribut disana?”
“Hobie~ah? Aku sedang mengunjungi temanku,waeyo?” ucap Jungkook terdengar pelan
“Ah arraseo,ada yang aku ingin katakan apakah kau bertemu Lee Yoobi-ssi hari ini?”
“Waeyo? Tumben kau menanyakannya padaku”
“Gwenchana mungkin saja kau bertemu dengannya,semenjak istirahat aku tidak melihatnya.”
“Ah mungkin saj-“ Kata-kata Jungkook terpotong
“Jungkook~ah kau sedang menelfon siap-“ dan Jungkook menutup telfonnya sebelum yeoja itu selesai berbicara dan meninggalkan banyak  pertanyaan pada J-Hope,namun kenapa suara itu tidak asing bagi J-Hope? Dimana dan dengan siapa kah Jungkook? Siapa yeoja yang sedang bersama nya itu?

J-Hope tidak ingin mengambil pusing hal itu,kalaupun yeoja itu adalah pacarnya dan Jungkook belum mau memberitahukan nya maka dia akan diam saja. J-Hope pun tidak menanyakan hal itu pada RapMon maupun Jin,ia hanya bisa terdiam dan beranjak dari sana pulang tanpa memikirkan kembali hal itu. Dia hanya bisa berpikir hal yang normal kenapa Yoobi tidak bisa ia temukan setelah istirahat saat bersama RapMon,bahkan ia tidak ada rasa curiga sedikitpun atas tingkah laku Yoobi tadi siang.
Dilain tempat Yoobi hanya bisa terduduk lemas dan ia sudah mendapati pemandangan yang tidak asing lagi bagi dirinya,sudah bertahun-tahun ia melihat pemandangan ini. Tangan yang diinfus, ruangan serba putih dengan bau obat dimana-mana membuatnya tersadar bahwa ia tidak sedang berada disekolah ataupun dirumah,tapi disela-sela kesunyian nya ia mendengar suara pintu yang terbuka dan dia berada disana memaksakan senyumannya membuat Yoobi ikut tersenyum sedih. Tanpa ia tahan ia berlari menuju Yoobi dan memeluknya
“Apa kau akan meninggalkanku noona? Kenapa kau harus bersembunyi disana dan bukannya memanggilku? Aku satu sekolah denganmu, ingat?” ucapnya berusaha menahan isaknya dan membenamkan kepalanya pada pundak Yoobi yang mengelus punggungnya
“Mianhae…. Aku takut kau sedang bersama teman-temanmu,mianhae ….” Ucap Yoobi pelan
“Noona aku tidak bisa terus begini,aku pasti akan menjaga mu… Aku tidak akan membiarkan mereka membullymu kembali”

-

Esok hari terasa begitu cepat untuk J-Hope dan lagi-lagi ia tidak dapat menemukan Yoobi dimanapun,percuma juga menanyakan pada member BTS lain yang sudah pasti menutup mulutnya entah kenapa. Dan Jungkook tidak mengatakan apapun tentang siapa yeoja yang bersamanya kemarin dan berlaku sedikit aneh dari biasanya. Tentang perilaku aneh, Suga dan Jimin pun terlihat aneh entah bagaimana mengatakannya sepertinya mereka sedang membicarakan hal yang tidak J-Hope ketahui. Setiap kali J-Hope mendekati mereka otomatis menghentikan obrolannya dan diam menatap lainnya,kecurigaan J-Hope juga mengarah pada RapMon yang tidak berhenti keluar dari ruangan dengan alasan kekamar mandi.
Entah ini hanya perasaan J-Hope saja atau dia terlalu panikkah, ia merasa ada yang ditutupin oleh teman-teman nya itu (Kecuali Jin dan V). Saat istirahat menjadi hal yang tidak mengasikkan lagi bagi J-Hope karena perilaku teman-teman nya,biasanya dia sudah membaca bersama Jimin atau adu mulut bersama Suga dan bercanda bersama RapMon, tapi karena suasana aneh tadi tidak ada seorangpun yang akhirnya berbicara dengan J-Hope (Lain hal nya dengan Jin yang hanya senang mendengarkan musik dan V yang sibuk dengan urusannya sendiri). J-Hope meninggalkan yang lainnya dan mencoba mencari suasana lain diluar kelas,tapi ia mendapati seseorang yang membuatnya kembali ceria, dia orang yang J-Hope kira tidak masuk hari ini tapi ia terlihat begitu pucat dan lemas-! Seketika J-Hope ingin menghampirinya namun ada orang lain yang menyusulnya,dia-
“Sunbe,gwenchanayo? Kau masih terlihat pucat,mau kuantarkan keUKS?” ucapnya memapah Yoobi,namun Yoobi menggeleng lemah dan tetap kekeh untuk berjalan sendiri
“Gwenchanayo,aku sudah sehat. Lihat aku sudah bisa berjalan sendirikan? Waeyo? Kau masih mengkhawatirkanku? Jungkookie?” ucap Yoobi tersenyum lemah membuat Jungkook dan J-Hope yang melihatnya dari jauh sedih akan senyuman Yoobi,J-Hope menyadari apa yang digenggam ditangan kanan Yoobi tapi Jungkook pun mengetahuinya
“Sunbae,itu-“
“Sudahlah Jungkookie,kita tidak usah membahas hal ini ne?” ucap Yoobi memotong membuat Jungkook tersenyum sedih dan hanya bisa diam mengikuti kemauan Yoobi, Jungkook menyadari keberadaan J-Hope dan menatapnya membuat J-Hope terkejut karena pandangan mata Jungkook yang berbeda. J-Hope menatap mereka dari jauh dan terlihat Jungkook memapah Yoobi dan meninggalkan tempat itu,saat J-Hope ingin mengikutinya RapMon menahannya. J-Hope menatap RapMon curiga,apakah ia tahu sesuatu tentang Yoobi dan tidak mau memberitahukan kepadanya tapi RapMon menatap J-Hope kembali dengan wajah bingung
“Ya Hobie~ah,waeyo? Sudah waktunya kembali kekelas” ucap RapMon menjitak pelan kepalanya
“Kembali ne? Kukira kau mengetahui sesuatu tentangnya” ucap J-Hoope pelan
“Kau mengatakan sesuatu Hobie~ah?” ucap RapMon namun tidak dibalas oleh J-Hope yang jalan mendahului RapMon

Sakit! Itulah yang dirasakan oleh J-Hope saat ini,ia melihat Yoobi memegang baju olahraganya yang kotor dan terlihat robek. Entah kenapa J-Hope baru saja menyadari hal itu dan kembali mengingat hal yang tabu untuk diingat kembali,apakah mungkin Yoobi-? Seketika pemikiran itu hilang karena Jin yang sudah berada didepan muka J-Hope dengan pandangan aneh,entah karena apa wajah Jin berubah seperti itu namun tetap duduk menatap J-Hope aneh.
Seakan ia mengetahui sesuatu yang J-Hope ingin tahu namun pelajaran saat itu terasa panjang untuk J-Hope,dan hal yang mengganggu J-Hope adalah Jungkook yang tidak kembali kekelas dan juga sikap Suga dan Jimin yang terus menerus menengok kearah handphonenya. Dalam kepala J-Hope mulai diisi oleh pertanyaan-pertanyaan,apakah yeoja yang waktu itu bersama Jungkook adalah Yoobi? Apa Suga dan Jimin sudah tahu keadaan Yoobi lantas itulah alasan mereka tutup mulut soal Yoobi? Dan perilaku RapMon saat itu apa ia juga membantu Suga dan Jimin menutupi keadaan Yoobi padanya? Tapi apa alasannya? Sekarang Jin terlihat tahu segalanya dan Jungkook yang paling terlihat mengetahui semuanya,J-Hope masih bisa menghela nafas sedikit karena V tidak tahu apa-apa dan sikapnya lah yang paling seperti biasanya. Pukul 3 siang bell pun berbunyi tanpa pikir panjang J-Hope mengarahkan member BTS lain (Selain Jungkook yang tidak ada dikelas dan V yang ia lihat tidak tahu akan masalah ini dan J-Hope tidak mau melibatkannya) untuk berkumpul diatap sekolah dengan J-Hope berjalan lebih dahulu,ia sengaja memutar arah agar melewati UKS dan benar saja ia mendapati Jungkook yang tengah duduk sembari menatap kearah Yoobi,pandangan J-Hope membuat Jungkook sadar dan berjalan keluar dari UKS.
“Kau juga ikut,ada yang ingin aku tanyakan” ucap J-Hope singkat lalu berjalan mendahului Jungkook

-

“Waeyo Hobie~ah,kenapa kau mengumpulkan kami disini? Aku ada urusan jadi jangan lama-lama ne?” ucap RapMon
“Ne aku juga,sebisa mungkin ini bukan candaan seperti biasa J-Hope~ah” ucap Suga sembari  terus menengok kearah handphonenya
“Aku hanya ingin menanyakan beberapa hal saja ini tak akan lama,dan aku hanya ingin penjelasan dari Kookie dan mendengar perkataan Jin~ah” ucap J-Hope membuat seketika keadaan sedikit menegang
“Mwoya? Penjelasan apa?” ucap Jungkook yang tidak dibalas oleh J-Hope dan gelengan dari RapMon , Suga dan Jimin yang membuatnya menghela nafas
“Jin~ah apa yang ingin kau katakan padaku? Ini menyangkut dia kan?” ucap J-Hope membuat Jungkook terkejut bersamaan dengan Suga dan Jimin
“Ah ne,yang kau maksud dia itu Lee Yoobi line 3 bukan? Apa kau yakin ingin tahu Hobie~ah?” ucap Jin membuat RapMon , Suga dan Jimin mendekat membuat J-Hope makin bingung
“Ya Jin~ah apa kau yakin menceritakan ini? J-Hope akan meledak jika mengetahuinya” ucap RapMon pelan
“Tapi kalau kita sembunyikan terus berarti kita tinggal diam lagi dan mengorbankan seseorang lagi,dia berhak tau Namjoonie! Kau setujukan?” ucap Jin menengok kearah belakang membuat J-Hope makin kaget
“Kau-”