Suara langkah kaki
bersilih ganti dan juga riuh teriakan orang-orang yang tidak terlalu jelas
didengar Yoobi karena ia tidak sepenuh nya sadar,tapi ia tahu dimana ia berada
membuat Yoobi menghela nafas dan menutup kembali matanya.
-
Suara langkah kaki
mendekat dengan bayangan seseorang yang terlihat jelas disana siapa dirinya,ia
berhenti didepan ruangan itu dan membuka pintu perlahan. Dengan wajah yang bisa
ditebak seperti apa wajahnya dan juga hal yang tidak lain menanyakan hal yang
sama , yaitu :
“Dimana lainnya?”
“Hobie~ah kau
selalu mengatakan hal yang sama,kenapa kau selalu datang terlambat? V ,
Jungkook , Suga dan Jimin pulang duluan karena ada keperluan” ucap RapMon
membuat J-Hope menghela nafas dan melempar tasnya pada sebuah sofa,dengan
langkah yang terlihat malas-malasan itu ia menghampiri Jin
“Jin~ah apa kau
tahu kemana tujuan 4 manusia itu?” ucap J-Hope
“Kau ada urusan
dengan mereka? Kenapa tidak kau telfon saja?” ucap Jin acuh dan kembali
mendengarkan musiknya membuat J-Hope kesal dan langsung mengeluarkan
handphonenya,ia semakin kesal karena orang yang ia telfon tidak
mengangkat-angkat telfonnya sampai diseberang sana terdengar suara seseorang
“Ya
Jimin~ah,eodiga?” ucap J-Hope
“Makan , bersama
Suga. Bye” ucap Jimin singkat dan langsung memutuskan telfon membuat J-Hope
kesal dan memandang handphonenya seakan ingin membantingnya tapi ia
mengurungkan niatnya dan kembali menelefon yang lainnya
“Nuguseo?” ucap
seseorang diseberang sana
“Taehyun~ah eodiga?
Kenapa kau pulang lebih dulu?”
“Hobie~ah aku
capai,aku mau tidur lagi. Kau ada urusan penting?” ucap V membuat J-Hope kesal
“Apa kau melihat
dia hari in-” belum selesai J-Hope berbicara V sudah menutup telfonnya membuat
J-Hope otomatis melempar handphonenya
“Aigooo mereka
itu!” batin J-Hope dan ia berjalan perlahan mengambil handphonenya kembali
“Ya Hobie~ah telfon
Jungkook saja,kau ingin menanyakan hal penting kan? Kenapa tidak tanya Kookie
yang selalu memberikan waktunya untuk menjawab pertanyaan tidak pentingmu itu
saja?” ucap RapMon sembari membawa majalah membuat J-Hope makin kesal
“Sial kenapa mereka
sangat acuh padaku hari ini? Tapi ada benarnya juga,Kookie mungkin akan
mendengarkanku… Mungkin dia melihatnya” batin J-Hope sembari mengutak-atik
handphonenya,ia memainkan kakinya karena Jungkook belum juga menjawab membuat
J-Hope kembali kesal namun akhirnya ia mengangkat tapi suara riuh pertama kali
di dengar oleh J-Hope membuatnya heran
“Kookie? Eodiga?
Mengapa sangat ribut disana?”
“Hobie~ah? Aku
sedang mengunjungi temanku,waeyo?” ucap Jungkook terdengar pelan
“Ah arraseo,ada
yang aku ingin katakan apakah kau bertemu Lee Yoobi-ssi hari ini?”
“Waeyo? Tumben kau
menanyakannya padaku”
“Gwenchana mungkin
saja kau bertemu dengannya,semenjak istirahat aku tidak melihatnya.”
“Ah mungkin saj-“
Kata-kata Jungkook terpotong
“Jungkook~ah kau
sedang menelfon siap-“ dan Jungkook menutup telfonnya sebelum yeoja itu selesai
berbicara dan meninggalkan banyak pertanyaan pada J-Hope,namun kenapa suara itu
tidak asing bagi J-Hope? Dimana dan dengan siapa kah Jungkook? Siapa yeoja yang
sedang bersama nya itu?
J-Hope tidak ingin
mengambil pusing hal itu,kalaupun yeoja itu adalah pacarnya dan Jungkook belum
mau memberitahukan nya maka dia akan diam saja. J-Hope pun tidak menanyakan hal
itu pada RapMon maupun Jin,ia hanya bisa terdiam dan beranjak dari sana pulang
tanpa memikirkan kembali hal itu. Dia hanya bisa berpikir hal yang normal
kenapa Yoobi tidak bisa ia temukan setelah istirahat saat bersama RapMon,bahkan
ia tidak ada rasa curiga sedikitpun atas tingkah laku Yoobi tadi siang.
Dilain tempat Yoobi
hanya bisa terduduk lemas dan ia sudah mendapati pemandangan yang tidak asing
lagi bagi dirinya,sudah bertahun-tahun ia melihat pemandangan ini. Tangan yang
diinfus, ruangan serba putih dengan bau obat dimana-mana membuatnya tersadar
bahwa ia tidak sedang berada disekolah ataupun dirumah,tapi disela-sela
kesunyian nya ia mendengar suara pintu yang terbuka dan dia berada disana
memaksakan senyumannya membuat Yoobi ikut tersenyum sedih. Tanpa ia tahan ia
berlari menuju Yoobi dan memeluknya
“Apa kau akan
meninggalkanku noona? Kenapa kau harus bersembunyi disana dan bukannya
memanggilku? Aku satu sekolah denganmu, ingat?” ucapnya berusaha menahan
isaknya dan membenamkan kepalanya pada pundak Yoobi yang mengelus punggungnya
“Mianhae…. Aku
takut kau sedang bersama teman-temanmu,mianhae ….” Ucap Yoobi pelan
“Noona aku tidak
bisa terus begini,aku pasti akan menjaga mu… Aku tidak akan membiarkan mereka
membullymu kembali”
-
Esok hari terasa
begitu cepat untuk J-Hope dan lagi-lagi ia tidak dapat menemukan Yoobi
dimanapun,percuma juga menanyakan pada member BTS lain yang sudah pasti menutup
mulutnya entah kenapa. Dan Jungkook tidak mengatakan apapun tentang siapa yeoja
yang bersamanya kemarin dan berlaku sedikit aneh dari biasanya. Tentang
perilaku aneh, Suga dan Jimin pun terlihat aneh entah bagaimana mengatakannya
sepertinya mereka sedang membicarakan hal yang tidak J-Hope ketahui. Setiap
kali J-Hope mendekati mereka otomatis menghentikan obrolannya dan diam menatap
lainnya,kecurigaan J-Hope juga mengarah pada RapMon yang tidak berhenti keluar
dari ruangan dengan alasan kekamar mandi.
Entah ini hanya
perasaan J-Hope saja atau dia terlalu panikkah, ia merasa ada yang ditutupin
oleh teman-teman nya itu (Kecuali Jin dan V). Saat istirahat menjadi hal yang
tidak mengasikkan lagi bagi J-Hope karena perilaku teman-teman nya,biasanya dia
sudah membaca bersama Jimin atau adu mulut bersama Suga dan bercanda bersama
RapMon, tapi karena suasana aneh tadi tidak ada seorangpun yang akhirnya
berbicara dengan J-Hope (Lain hal nya dengan Jin yang hanya senang mendengarkan
musik dan V yang sibuk dengan urusannya sendiri). J-Hope meninggalkan yang
lainnya dan mencoba mencari suasana lain diluar kelas,tapi ia mendapati
seseorang yang membuatnya kembali ceria, dia orang yang J-Hope kira tidak masuk
hari ini tapi ia terlihat begitu pucat dan lemas-! Seketika J-Hope ingin
menghampirinya namun ada orang lain yang menyusulnya,dia-
“Sunbe,gwenchanayo?
Kau masih terlihat pucat,mau kuantarkan keUKS?” ucapnya memapah Yoobi,namun
Yoobi menggeleng lemah dan tetap kekeh untuk berjalan sendiri
“Gwenchanayo,aku
sudah sehat. Lihat aku sudah bisa berjalan sendirikan? Waeyo? Kau masih
mengkhawatirkanku? Jungkookie?” ucap Yoobi tersenyum lemah membuat Jungkook dan
J-Hope yang melihatnya dari jauh sedih akan senyuman Yoobi,J-Hope menyadari apa
yang digenggam ditangan kanan Yoobi tapi Jungkook pun mengetahuinya
“Sunbae,itu-“
“Sudahlah
Jungkookie,kita tidak usah membahas hal ini ne?” ucap Yoobi memotong membuat
Jungkook tersenyum sedih dan hanya bisa diam mengikuti kemauan Yoobi, Jungkook
menyadari keberadaan J-Hope dan menatapnya membuat J-Hope terkejut karena
pandangan mata Jungkook yang berbeda. J-Hope menatap mereka dari jauh dan
terlihat Jungkook memapah Yoobi dan meninggalkan tempat itu,saat J-Hope ingin
mengikutinya RapMon menahannya. J-Hope menatap RapMon curiga,apakah ia tahu
sesuatu tentang Yoobi dan tidak mau memberitahukan kepadanya tapi RapMon
menatap J-Hope kembali dengan wajah bingung
“Ya Hobie~ah,waeyo?
Sudah waktunya kembali kekelas” ucap RapMon menjitak pelan kepalanya
“Kembali ne? Kukira
kau mengetahui sesuatu tentangnya” ucap J-Hoope pelan
“Kau mengatakan
sesuatu Hobie~ah?” ucap RapMon namun tidak dibalas oleh J-Hope yang jalan
mendahului RapMon
Sakit! Itulah yang
dirasakan oleh J-Hope saat ini,ia melihat Yoobi memegang baju olahraganya yang
kotor dan terlihat robek. Entah kenapa J-Hope baru saja menyadari hal itu dan
kembali mengingat hal yang tabu untuk diingat kembali,apakah mungkin Yoobi-?
Seketika pemikiran itu hilang karena Jin yang sudah berada didepan muka J-Hope
dengan pandangan aneh,entah karena apa wajah Jin berubah seperti itu namun
tetap duduk menatap J-Hope aneh.
Seakan ia
mengetahui sesuatu yang J-Hope ingin tahu namun pelajaran saat itu terasa
panjang untuk J-Hope,dan hal yang mengganggu J-Hope adalah Jungkook yang tidak
kembali kekelas dan juga sikap Suga dan Jimin yang terus menerus menengok
kearah handphonenya. Dalam kepala J-Hope mulai diisi oleh
pertanyaan-pertanyaan,apakah yeoja yang waktu itu bersama Jungkook adalah
Yoobi? Apa Suga dan Jimin sudah tahu keadaan Yoobi lantas itulah alasan mereka
tutup mulut soal Yoobi? Dan perilaku RapMon saat itu apa ia juga membantu Suga
dan Jimin menutupi keadaan Yoobi padanya? Tapi apa alasannya? Sekarang Jin
terlihat tahu segalanya dan Jungkook yang paling terlihat mengetahui
semuanya,J-Hope masih bisa menghela nafas sedikit karena V tidak tahu apa-apa
dan sikapnya lah yang paling seperti biasanya. Pukul 3 siang bell pun berbunyi
tanpa pikir panjang J-Hope mengarahkan member BTS lain (Selain Jungkook yang tidak
ada dikelas dan V yang ia lihat tidak tahu akan masalah ini dan J-Hope tidak
mau melibatkannya) untuk berkumpul diatap sekolah dengan J-Hope berjalan lebih
dahulu,ia sengaja memutar arah agar melewati UKS dan benar saja ia mendapati
Jungkook yang tengah duduk sembari menatap kearah Yoobi,pandangan J-Hope
membuat Jungkook sadar dan berjalan keluar dari UKS.
“Kau juga ikut,ada
yang ingin aku tanyakan” ucap J-Hope singkat lalu berjalan mendahului Jungkook
-
“Waeyo
Hobie~ah,kenapa kau mengumpulkan kami disini? Aku ada urusan jadi jangan
lama-lama ne?” ucap RapMon
“Ne aku juga,sebisa
mungkin ini bukan candaan seperti biasa J-Hope~ah” ucap Suga sembari terus menengok kearah handphonenya
“Aku hanya ingin
menanyakan beberapa hal saja ini tak akan lama,dan aku hanya ingin penjelasan
dari Kookie dan mendengar perkataan Jin~ah” ucap J-Hope membuat seketika
keadaan sedikit menegang
“Mwoya? Penjelasan
apa?” ucap Jungkook yang tidak dibalas oleh J-Hope dan gelengan dari RapMon ,
Suga dan Jimin yang membuatnya menghela nafas
“Jin~ah apa yang
ingin kau katakan padaku? Ini menyangkut dia kan?” ucap J-Hope membuat Jungkook
terkejut bersamaan dengan Suga dan Jimin
“Ah ne,yang kau
maksud dia itu Lee Yoobi line 3 bukan? Apa kau yakin ingin tahu Hobie~ah?” ucap
Jin membuat RapMon , Suga dan Jimin mendekat membuat J-Hope makin bingung
“Ya Jin~ah apa kau
yakin menceritakan ini? J-Hope akan meledak jika mengetahuinya” ucap RapMon
pelan
“Tapi kalau kita
sembunyikan terus berarti kita tinggal diam lagi dan mengorbankan seseorang
lagi,dia berhak tau Namjoonie! Kau setujukan?” ucap Jin menengok kearah
belakang membuat J-Hope makin kaget
“Kau-” Suara langkah kaki
bersilih ganti dan juga riuh teriakan orang-orang yang tidak terlalu jelas
didengar Yoobi karena ia tidak sepenuh nya sadar,tapi ia tahu dimana ia berada
membuat Yoobi menghela nafas dan menutup kembali matanya.
-
Suara langkah kaki
mendekat dengan bayangan seseorang yang terlihat jelas disana siapa dirinya,ia
berhenti didepan ruangan itu dan membuka pintu perlahan. Dengan wajah yang bisa
ditebak seperti apa wajahnya dan juga hal yang tidak lain menanyakan hal yang
sama , yaitu :
“Dimana lainnya?”
“Hobie~ah kau
selalu mengatakan hal yang sama,kenapa kau selalu datang terlambat? V ,
Jungkook , Suga dan Jimin pulang duluan karena ada keperluan” ucap RapMon
membuat J-Hope menghela nafas dan melempar tasnya pada sebuah sofa,dengan
langkah yang terlihat malas-malasan itu ia menghampiri Jin
“Jin~ah apa kau
tahu kemana tujuan 4 manusia itu?” ucap J-Hope
“Kau ada urusan
dengan mereka? Kenapa tidak kau telfon saja?” ucap Jin acuh dan kembali
mendengarkan musiknya membuat J-Hope kesal dan langsung mengeluarkan
handphonenya,ia semakin kesal karena orang yang ia telfon tidak
mengangkat-angkat telfonnya sampai diseberang sana terdengar suara seseorang
“Ya
Jimin~ah,eodiga?” ucap J-Hope
“Makan , bersama
Suga. Bye” ucap Jimin singkat dan langsung memutuskan telfon membuat J-Hope
kesal dan memandang handphonenya seakan ingin membantingnya tapi ia
mengurungkan niatnya dan kembali menelefon yang lainnya
“Nuguseo?” ucap
seseorang diseberang sana
“Taehyun~ah eodiga?
Kenapa kau pulang lebih dulu?”
“Hobie~ah aku
capai,aku mau tidur lagi. Kau ada urusan penting?” ucap V membuat J-Hope kesal
“Apa kau melihat
dia hari in-” belum selesai J-Hope berbicara V sudah menutup telfonnya membuat
J-Hope otomatis melempar handphonenya
“Aigooo mereka
itu!” batin J-Hope dan ia berjalan perlahan mengambil handphonenya kembali
“Ya Hobie~ah telfon
Jungkook saja,kau ingin menanyakan hal penting kan? Kenapa tidak tanya Kookie
yang selalu memberikan waktunya untuk menjawab pertanyaan tidak pentingmu itu
saja?” ucap RapMon sembari membawa majalah membuat J-Hope makin kesal
“Sial kenapa mereka
sangat acuh padaku hari ini? Tapi ada benarnya juga,Kookie mungkin akan
mendengarkanku… Mungkin dia melihatnya” batin J-Hope sembari mengutak-atik
handphonenya,ia memainkan kakinya karena Jungkook belum juga menjawab membuat
J-Hope kembali kesal namun akhirnya ia mengangkat tapi suara riuh pertama kali
di dengar oleh J-Hope membuatnya heran
“Kookie? Eodiga?
Mengapa sangat ribut disana?”
“Hobie~ah? Aku
sedang mengunjungi temanku,waeyo?” ucap Jungkook terdengar pelan
“Ah arraseo,ada
yang aku ingin katakan apakah kau bertemu Lee Yoobi-ssi hari ini?”
“Waeyo? Tumben kau
menanyakannya padaku”
“Gwenchana mungkin
saja kau bertemu dengannya,semenjak istirahat aku tidak melihatnya.”
“Ah mungkin saj-“
Kata-kata Jungkook terpotong
“Jungkook~ah kau
sedang menelfon siap-“ dan Jungkook menutup telfonnya sebelum yeoja itu selesai
berbicara dan meninggalkan banyak pertanyaan pada J-Hope,namun kenapa suara itu
tidak asing bagi J-Hope? Dimana dan dengan siapa kah Jungkook? Siapa yeoja yang
sedang bersama nya itu?
J-Hope tidak ingin
mengambil pusing hal itu,kalaupun yeoja itu adalah pacarnya dan Jungkook belum
mau memberitahukan nya maka dia akan diam saja. J-Hope pun tidak menanyakan hal
itu pada RapMon maupun Jin,ia hanya bisa terdiam dan beranjak dari sana pulang
tanpa memikirkan kembali hal itu. Dia hanya bisa berpikir hal yang normal
kenapa Yoobi tidak bisa ia temukan setelah istirahat saat bersama RapMon,bahkan
ia tidak ada rasa curiga sedikitpun atas tingkah laku Yoobi tadi siang.
Dilain tempat Yoobi
hanya bisa terduduk lemas dan ia sudah mendapati pemandangan yang tidak asing
lagi bagi dirinya,sudah bertahun-tahun ia melihat pemandangan ini. Tangan yang
diinfus, ruangan serba putih dengan bau obat dimana-mana membuatnya tersadar
bahwa ia tidak sedang berada disekolah ataupun dirumah,tapi disela-sela
kesunyian nya ia mendengar suara pintu yang terbuka dan dia berada disana
memaksakan senyumannya membuat Yoobi ikut tersenyum sedih. Tanpa ia tahan ia
berlari menuju Yoobi dan memeluknya
“Apa kau akan
meninggalkanku noona? Kenapa kau harus bersembunyi disana dan bukannya
memanggilku? Aku satu sekolah denganmu, ingat?” ucapnya berusaha menahan
isaknya dan membenamkan kepalanya pada pundak Yoobi yang mengelus punggungnya
“Mianhae…. Aku
takut kau sedang bersama teman-temanmu,mianhae ….” Ucap Yoobi pelan
“Noona aku tidak
bisa terus begini,aku pasti akan menjaga mu… Aku tidak akan membiarkan mereka
membullymu kembali”
-
Esok hari terasa
begitu cepat untuk J-Hope dan lagi-lagi ia tidak dapat menemukan Yoobi
dimanapun,percuma juga menanyakan pada member BTS lain yang sudah pasti menutup
mulutnya entah kenapa. Dan Jungkook tidak mengatakan apapun tentang siapa yeoja
yang bersamanya kemarin dan berlaku sedikit aneh dari biasanya. Tentang
perilaku aneh, Suga dan Jimin pun terlihat aneh entah bagaimana mengatakannya
sepertinya mereka sedang membicarakan hal yang tidak J-Hope ketahui. Setiap
kali J-Hope mendekati mereka otomatis menghentikan obrolannya dan diam menatap
lainnya,kecurigaan J-Hope juga mengarah pada RapMon yang tidak berhenti keluar
dari ruangan dengan alasan kekamar mandi.
Entah ini hanya
perasaan J-Hope saja atau dia terlalu panikkah, ia merasa ada yang ditutupin
oleh teman-teman nya itu (Kecuali Jin dan V). Saat istirahat menjadi hal yang
tidak mengasikkan lagi bagi J-Hope karena perilaku teman-teman nya,biasanya dia
sudah membaca bersama Jimin atau adu mulut bersama Suga dan bercanda bersama
RapMon, tapi karena suasana aneh tadi tidak ada seorangpun yang akhirnya
berbicara dengan J-Hope (Lain hal nya dengan Jin yang hanya senang mendengarkan
musik dan V yang sibuk dengan urusannya sendiri). J-Hope meninggalkan yang
lainnya dan mencoba mencari suasana lain diluar kelas,tapi ia mendapati
seseorang yang membuatnya kembali ceria, dia orang yang J-Hope kira tidak masuk
hari ini tapi ia terlihat begitu pucat dan lemas-! Seketika J-Hope ingin
menghampirinya namun ada orang lain yang menyusulnya,dia-
“Sunbe,gwenchanayo?
Kau masih terlihat pucat,mau kuantarkan keUKS?” ucapnya memapah Yoobi,namun
Yoobi menggeleng lemah dan tetap kekeh untuk berjalan sendiri
“Gwenchanayo,aku
sudah sehat. Lihat aku sudah bisa berjalan sendirikan? Waeyo? Kau masih
mengkhawatirkanku? Jungkookie?” ucap Yoobi tersenyum lemah membuat Jungkook dan
J-Hope yang melihatnya dari jauh sedih akan senyuman Yoobi,J-Hope menyadari apa
yang digenggam ditangan kanan Yoobi tapi Jungkook pun mengetahuinya
“Sunbae,itu-“
“Sudahlah
Jungkookie,kita tidak usah membahas hal ini ne?” ucap Yoobi memotong membuat
Jungkook tersenyum sedih dan hanya bisa diam mengikuti kemauan Yoobi, Jungkook
menyadari keberadaan J-Hope dan menatapnya membuat J-Hope terkejut karena
pandangan mata Jungkook yang berbeda. J-Hope menatap mereka dari jauh dan
terlihat Jungkook memapah Yoobi dan meninggalkan tempat itu,saat J-Hope ingin
mengikutinya RapMon menahannya. J-Hope menatap RapMon curiga,apakah ia tahu
sesuatu tentang Yoobi dan tidak mau memberitahukan kepadanya tapi RapMon
menatap J-Hope kembali dengan wajah bingung
“Ya Hobie~ah,waeyo?
Sudah waktunya kembali kekelas” ucap RapMon menjitak pelan kepalanya
“Kembali ne? Kukira
kau mengetahui sesuatu tentangnya” ucap J-Hoope pelan
“Kau mengatakan
sesuatu Hobie~ah?” ucap RapMon namun tidak dibalas oleh J-Hope yang jalan
mendahului RapMon
Sakit! Itulah yang
dirasakan oleh J-Hope saat ini,ia melihat Yoobi memegang baju olahraganya yang
kotor dan terlihat robek. Entah kenapa J-Hope baru saja menyadari hal itu dan
kembali mengingat hal yang tabu untuk diingat kembali,apakah mungkin Yoobi-?
Seketika pemikiran itu hilang karena Jin yang sudah berada didepan muka J-Hope
dengan pandangan aneh,entah karena apa wajah Jin berubah seperti itu namun
tetap duduk menatap J-Hope aneh.
Seakan ia
mengetahui sesuatu yang J-Hope ingin tahu namun pelajaran saat itu terasa
panjang untuk J-Hope,dan hal yang mengganggu J-Hope adalah Jungkook yang tidak
kembali kekelas dan juga sikap Suga dan Jimin yang terus menerus menengok
kearah handphonenya. Dalam kepala J-Hope mulai diisi oleh
pertanyaan-pertanyaan,apakah yeoja yang waktu itu bersama Jungkook adalah
Yoobi? Apa Suga dan Jimin sudah tahu keadaan Yoobi lantas itulah alasan mereka
tutup mulut soal Yoobi? Dan perilaku RapMon saat itu apa ia juga membantu Suga
dan Jimin menutupi keadaan Yoobi padanya? Tapi apa alasannya? Sekarang Jin
terlihat tahu segalanya dan Jungkook yang paling terlihat mengetahui
semuanya,J-Hope masih bisa menghela nafas sedikit karena V tidak tahu apa-apa
dan sikapnya lah yang paling seperti biasanya. Pukul 3 siang bell pun berbunyi
tanpa pikir panjang J-Hope mengarahkan member BTS lain (Selain Jungkook yang tidak
ada dikelas dan V yang ia lihat tidak tahu akan masalah ini dan J-Hope tidak
mau melibatkannya) untuk berkumpul diatap sekolah dengan J-Hope berjalan lebih
dahulu,ia sengaja memutar arah agar melewati UKS dan benar saja ia mendapati
Jungkook yang tengah duduk sembari menatap kearah Yoobi,pandangan J-Hope
membuat Jungkook sadar dan berjalan keluar dari UKS.
“Kau juga ikut,ada
yang ingin aku tanyakan” ucap J-Hope singkat lalu berjalan mendahului Jungkook
-
“Waeyo
Hobie~ah,kenapa kau mengumpulkan kami disini? Aku ada urusan jadi jangan
lama-lama ne?” ucap RapMon
“Ne aku juga,sebisa
mungkin ini bukan candaan seperti biasa J-Hope~ah” ucap Suga sembari terus menengok kearah handphonenya
“Aku hanya ingin
menanyakan beberapa hal saja ini tak akan lama,dan aku hanya ingin penjelasan
dari Kookie dan mendengar perkataan Jin~ah” ucap J-Hope membuat seketika
keadaan sedikit menegang
“Mwoya? Penjelasan
apa?” ucap Jungkook yang tidak dibalas oleh J-Hope dan gelengan dari RapMon ,
Suga dan Jimin yang membuatnya menghela nafas
“Jin~ah apa yang
ingin kau katakan padaku? Ini menyangkut dia kan?” ucap J-Hope membuat Jungkook
terkejut bersamaan dengan Suga dan Jimin
“Ah ne,yang kau
maksud dia itu Lee Yoobi line 3 bukan? Apa kau yakin ingin tahu Hobie~ah?” ucap
Jin membuat RapMon , Suga dan Jimin mendekat membuat J-Hope makin bingung
“Ya Jin~ah apa kau
yakin menceritakan ini? J-Hope akan meledak jika mengetahuinya” ucap RapMon
pelan
“Tapi kalau kita
sembunyikan terus berarti kita tinggal diam lagi dan mengorbankan seseorang
lagi,dia berhak tau Namjoonie! Kau setujukan?” ucap Jin menengok kearah
belakang membuat J-Hope makin kaget
“Kau-”